Geliat Pariwisata Mulai Bangkit Bersamaan Momentum Lebaran


Suasana tempat wisata Lembah Hijau, Kamis (5/5). Foto Ist.
Suasana tempat wisata Lembah Hijau, Kamis (5/5). Foto Ist.

RADARLAMPUNG.CO.ID – Geliat dunia pariwisata di Bandarlampung mulai bangkit di momen Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 ini, setelah sempat libur selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.

Salah satunya tempat wisata keluarga Lembah Hijau yang berada di Jl. Raden Imba Kusuma, Kelurahan Sukadanaham, Tanjungkarang Barat (TkB), yang kembali ramai didatangi pengunjung.





Sejak lebaran kedua, kendaraan dengan nomor polisi Sumatera Selatan atau BG mendominasi berkunjung ke Lembah Hijau, kemudian kendaraan-kendaraan dengan nomor polisi dari Jawa maupun Sumatera lainnya.

Kini, kendaraam-kendaraan dengan nomor polisi Lampung, BE, pun mulai banyak berkunjung ke Lembah Hijau. Untuk kendaraan-kendaraan lokal sendiri diperkirakan akan ramai hingga akhir pekan.

Manager Marketing Taman Wisata Lembah Hijau Yudi Indra Irawan mengatakan, keramaian pengunjung mulai terjadi sejak lebaran kedua, sampai saat ini. Diperkirakan ramainya pengunjung sampai hari Minggu.

Baca Juga:   SK PPPK 2021 Kota Belum Keluar, Begini Penjelasan BKD

“Mulai rame kalau lebaran hari pertama belum, lebaran kedua naik sedikit, lebaran ketiga baru rame mungkin puncaknya hari ini atau besok,” ujarnya kepada Radarlampung.co.id, Kamis (5/5).

Ia melanjutkan, saat libur lebaran ini terdapat kenaikan tiket yang berlaku di momen lebaran saja, yaitu berkisar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu. Harga tersebut akan kembali normal setelah selesai momen lebaran.

“Kalau pengunjungnya ada sekitar ribuan lah, sekitar 2.000 dalam sehari di momen lebaran ini. Diperkirakan puncaknya hari ini atau besok,” ucapnya.

Diakuinya, meski tempat wisata telah diperkenankan buka sejak beberapa waktu terakhir, namun saat puasa pengunjung sangat sepi, hanya sekitar 11 orang dalam satu hari. Sehingga tidak dapat dijadikan pembanding untuk libur lebaran ini.

Begitu juga jika dibandingkan dengan dua tahun lebaran kemarin. Saat tahun 2020 lalu di momen lebaran yang seharusnya menjadi momen ramainya pengunjung, tempat wisata harus tutup total karena pandemi.

Baca Juga:   KWRI Bandarlampung Kutuk Kekerasan Tentara Israel yang Tembak Mati Wartawan Al Jazeera

Juga saat lebaran 2021 lalu, tempat wisata baru dapat buka saat lebaran kelima. “Kalau lebaran kelima sudah sepi, paling ada sisa sedikit aja, susah kalau mau bandinginya dengan saat ini. Soalnya pas rame-ramenya tutup,” tuturnya.

Dirinya berharap tahun ini menjadi tahun kebangkitan, khususnya sektor pariwisata, yang mana kondisi Covid-19 telah mulai kondusif dan landai. Masyarakat pun telah memiliki herd immunity. Sehingga, keadaan kedepan diharapkan akan setabil.

Disinggung terkait protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 di dalam Taman Wisata Lembah Hijau, Yudi menuturkan sangat ketat. Prokes dimulai dari karyawan. Ya, semua karyawan di sana telah divaksin Booster.

Fasilitas seperti tempat cuci tangan pun tidak hanya satu yang disiapkan, namun ada sekitar 30 tempat cuci tangan yang tersebar di beberapa titik.

Baca Juga:   Komisi I Ingatkan Pemkot Terkait Wacana Peniadaan Tenaga Honorer

Lembah Hijau juga membentuk Satgas Covid-19 internal yang bertugas berkeliling mengawasi dan mengingatkan pengunjung yang tidak menerapkan prokes Covid-19.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Bandarlampung M. Yudhi melalui Sekretaris Dinas Dirmansyah mengatakan, terkait libur lebaran ini, pihaknya telah berkoordinasi serta mengeluarkan surat terkait persiapan kunjungan wisata di tempat wisata dengan pihak pengelola wisata.

Surat tersebut salah satunya berisi terkait penerapan prokes Covid-19.

Menurut Dirmansyah secara khusus tidak ada petugas dari Dinas Pariwisata yang khusus ditugaskan mengawasi tempat wisata saat libur lebaran ini. Namun, jika ada yang tengah berlibur di tempat wisata, petugas pun bertemu dengan pengelola dan memberikan sejumlah imbauan. (pip/sur)