Gelombang Panas Landa Lampung? Begini Penjelasan BMKG

  • Bagikan
FOTO ILUSTRASI INTERNET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Beredar pesan berantai melalu media sosial bahwa gelombang panas sedang memicu suhu panas beberapa hari belakangan. Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung membantah adanya fenomena tersebut.

Disebutkan dalam pesan yang beredar, kini cuaca sangat panas, suhu pada siang hari bisa mencapai 40 derajat celcius, dianjurkan untuk menghindari minum es atau air dingin. Oleh BMKG, dengan tegas pesan tersebut dinyatakan hoaks atau tidak benar.

“Berita yang beredar ini tentu tidak tepat, karena kondisi suhu panas dan terik saat ini tidak bisa dikatakan sebagai gelombang panas, di Lampung juga tidak terjadi fenomena gelombang panas, itu berita hoaks,” kata Kasi Data dan Informasi BMKG Lampung Rudy Hariyanto, Minggu (15/11).

Baca Juga:   Hamdalah, Lampung Kembali Terima Vaksin Covid-19

Gelombang panas dalam ilmu klimatologi didefinisikan sebagai periode cuaca (suhu) panas yang tidak biasa, yang biasanya berlangsung setidaknya lima hari berturut-turut atau lebih (sesuai batasan Badan Meteorologi Dunia atau WMO) disertai oleh kelembapan udara yang tinggi.

Untuk dianggap sebagai gelombang panas, suatu lokasi harus mencatat suhu maksimum harian melebihi ambang batas statistik. Misalnya 5 derajat celcius lebih panas, dari rata-rata klimatologis suhu maksimum, dan setidaknya telah berlangsung dalam lima hari berturut-turut.

“Apabila suhu maksimum tersebut terjadi dalam rentang rata-ratanya dan tidak berlangsung lama maka tidak dikatakan sebagai gelombang panas,” jelasnya.

Menurutnya, gelombang panas umumnya rerjadi berkaitan dengan berkembanganya pola cuaca sistem tekanan atmosfer tinggi di suatu area secara persisten. Semakin lama sistem tekanan tinggi ini berkembang di suatu area, semakin meningkat panas di area tersebut, dan semakin sulit awan tumbuh di wilayah tersebut.

Baca Juga:   Penampakan Ruang Asrama Haji Rajabasa yang Akan Jadi RS Darurat

“Saat ini, berdasarkan pantauan BMKG terhadap suhu maksimum di wilayah Indonesia, memang suhu tertinggi siang hari ini mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir, tetapi tidak di Lampung. Melainkan di Bandara Sultan Muhammad Salahudin, Bima yaitu 37,2 celcius,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat tidak cepat percaya tehadap pesan-pesan yang tidak didapatkan secara remi.

“Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini terkait perubahan iklim, BMKG senantiasa membuka layanan informasi cuaca 24 jam, di website atau Intagram resmi BMKG,” pungkasnya. (mel/sur)




  • Bagikan