Gempa Bumi Tanggamus Curi Perhatian Dunia Maya

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Info Gempa Mag:5.5, 06 Agustus 21 18:08:15 WIB, Lok:6.43 LS,104.58 BT (106 km BaratDaya TANGGAMUS-LAMPUNG), Kedalaman:10 Km : BMKG ini mencuri perhatian di dunia maya.

Ini terlihat komentar netizen Facebook Info Akun Gempa. Bayangkan saja, baru 1 jam diunggah, sudah mencapai 152 komentar dan 1220x dibagikan.


Dimana berdasarkan akun Info Gempa Dunia tersebut, dirasakan dari Lampung dan sebagian wilayah di Pulau Jawa diantaranya, MMI IV Liwa, IV Pesisir Barat, III Bojong Genteng, III Palabuhan Ratu, III Cibadak, III Kota Agung, III Bandar Lampung, III Krui, II Panjang, I-II Cisarua, I-II Bayah, I-II Natar.

Pemilik Akun Facebook @Sa*** ikut mengomentari status  gempa dari Facebook Info Gempa Dunia : “Daerah kab.garut singajaya kerasa ender”. Lalu, Akun Facebook @An** Her***** : kerasa juga ke banten selatan bayah min

Kemudian, Pemilik Akun Facebook @San**** : Sukabumi kalapanunggal karasa min,najan saalit ngadamel tuur nyorocod, mudah2an sing Aya Dina lindungan Allah SWT t Aya gempa susulan.

Diberitakan sebelumnya, Sejumlah wilayah di Provinsi Lampung termasuk kota Bandarlampung ikut merasakan gempa terjadi sekitar pukul 18.08WIB. Dari Info didapatkan, dari BMKG bahwa Gempa berkekuatan 5.5 SR berpusat Tanggamus, Lampung ini tidak berpotensi Tsunami.

Baca Juga:   Laka di JTTS Kembali Terjadi, 4 Orang Meninggal Dunia

Beberapa menit kemudian,  Radar Lampung mendapat informasi dari SMS  Broadcast KOMINFO BMKG Bahwa : Info Gempa Mag:5.5  06-Agu-21 18:08:15 WIB  Lok:6.43 LS 104.58 BT (106 km BaratDaya TANGGAMUS-LAMPUNG)  Kedelaman:10 Km ::BMKG.

Lalu dari akun instagram Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) @infobmkg, pusat gempa berada di koordinat 6.43 Lintang Selatan dan 104.58 Bujur Timur atau sekira 10 kilometer barat daya Tanggamus, Lampung, pada kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hal ini juga dibenarkan oleh Kasi Data dan Informasi BMKG Radin Intan II Lampung, Rudi Hariyanto.

“Benar informasi gempa ya tersebut berlokasi di Laut pada jarak 106 km arah selatan Kota Agung,Kab.Tanggamus.Adapun kedalamannya 63 km dengan kekuatan 5.5 SR.Tidak berpotensi Tsunami,”jelas Rudi

Kalau dilihat dari lokasi Episenter dan Kedalaman Hiposenter,lanjut Rudi,  merupakan gempa bumi jenis gempa bumi dangkal.”Akibat gesekan lempeng Indo Australia yang menunjang kebawah lempeng Eurasia.Inilah yang menyebabkan Gempa tersebut, “jelasnya.

Baca Juga:   Aziz Syamsudin Dijemput Penyidik, Ini Kata Ketua KPK

Dari pergerakan gempa tersebut untuk Provinsi Lampung lumayan cukup terasa, kata Rudi, terutama,  Liwa (Lambar) , Krui (Pesisir Barat), Bandarlampung, dan Natar (Lampung Selatan).

Rudi pun menyampaikan untuk daerah yang perlu diwaspadai tidak ada.”Perlu Waspada itu bagus, Jadi daerah daerah yang saya sebutkan tadi berdekatan dengan Pesisir Tanggamus berwaspada saja.Sebenarnya Rekomendasi kami sih meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh apabila ada isu yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya dan juga memang apabila ada bangunan rumahnya ada retak ataupun bisa memungkinkan rumahnya istilah potensi rubuh yang memang diminta waspada khusus rumah diwilayah Kota Agung,  kabupaten Tanggamus,”jelasnya.

Disaat ditanyai, apakah ada kemungkinan gempa susulan, Rudi menjawab dengan tegas bahwa  BMKG Belum bisa memprediksi apakah bakal ada gempa susulan. “Tapi biasanya Prediksinya gempa lanjutan kekuatan (skala) lebih kecil.Tapi sampai jam dan menit ini  dialat kami menginformasikan belum ada gempa susulan,”tutupnya. (gie/yud)




  • Bagikan