Gempa NTB Rusak 4.589 Rumah

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Gempa beruntun berkekuatan 5,8 SR dan 5,2 SR yang terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (17/3) siang telah menghancurkan 4.589 rumah. Demikian data terkini Badan Penanggulangan Bencana Daerah NTB.

“Dari data yang kita berhasil himpun sementara 876 unit rumah rusak berat, 1.617 rusak sedang, dan 2.096 rusak ringan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB H Muhammad Rum di Mataram, Rabu (19/3).


Ia mengatakan, kebanyakan rumah yang mengalami kerusakan tersebut berada di Kabupaten Lombok Timur. Di mana menjadi pusat gempa beruntun berkekuatan 5,8 SR dan 5,2 SR yang terjadi pada Minggu (17/3) siang.

Rum menyebutkan, selain menghancurkan rumah warga, gempa juga merusak sejumlah fasilitas umum dan fasilitas sosial, di antaranya tiga fasilitas rumah ibadah, dan tiga perkantoran. “Lainnya masih dalam proses pendataan,” ujarnya.

Baca Juga:   Bank Dunia Puji Capaian Vaksinasi di Indonesia

Sementara itu, akibat gempa tersebut 156 orang mengalami luka-luka setelah tertimpa reruntuhan bangunan dan tiga orang dinyatakan meninggal dunia setelah tertimpa longsoran di kawasan wisata air terjun Tiu Kelep, Kabupaten Lombok Utara.

Korban meninggal dunia adalah Tomy umur 14 tahun warga Senaru, Tay Sieu Kim umur 56 tahun. Keduanya merupakan WNA Malaysia yang tengah berlibur di Lombok. “Sekarang kedua WNA sudah dipulangkan ke negaranya,” katanya.

Menurut Rum, saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan terhadap kemungkinan rumah yang belum terdata.

Dia mengatakan pihaknya juga terus menyalurkan bantuan kepada warga yang terkena dampak berupa terpal, selimut, matras, mie instan, dan lauk pauk.

Baca Juga:   Dorong Pesantren Manfaatkan KUR untuk Mandiri dan Berjiwa Usaha

NTB diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 5,8 Skala Richter (SR) dan 5,2 SR pada Minggu (17/3) pukul 14.07 WIB atau 15.07 WITA, namun tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan analisa Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 8,30 lintang selatan dan 116,60 bujur timur dengan kedalaman 10 kilometer (km).

Pusat gempa berada di laut pada jarak 24 km timur laut Kabupaten Lombok Timur, 36 km timur laut Kabupaten Lombok Utara, 37 km barat laut Pulau Panjang, Kabupaten Sumbawa, dan 63 km timur laut Kota Mataram.(ant/fin/kyd)




  • Bagikan