Genset Meledak, Apotek Enggal Bagas Kebakaran

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Yuliasih (53), kasir Apotek Enggal Bagas di jl. Kimaja no. 3, blok BB, Wayhalim, Bandarlampung masih gemetar setelah berusaha ikut memadamkan api di lantai 2 apotek tersebut. Kebakaran tersebut diduga berasal dari ledakan genset.

Yuliasih mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.30 wib dan berhasil dipadamkan sekitar 15.30 wib. “Saya masih gemetar, tapi api sudah padam. Tadi cuma sekitar 30 menit setelah pemadam kebakaran datang,” katanya, Kamis (18/3).


Dia menjelaskan, kebakaran tersebut bermula saat terjadi mati lampu sekitar pukul 12.00 wib. Karyawan kemudian menghidupkan genset lantaran apotek sedang melayani banyak pasien.

Sekitar pukul 14.30 wib, Yuliasi mengatakan, lampu di lantai satu mendadak berkedap-kedip. Tidak lama setelahnya, Yuliasi mendengar suara ledakan sebanyak tiga kali dari lantai dua.

Baca Juga:   Dapat 4 Medali, Kick Boxing Lampung Masuk 3 Besar

“Saya sempat bingung, ini kenapa lampunya kelap-kelip. Setelah itu kedengaran suara ledakan dari lantai dua. Tiga kali. Suaranya besar. Karyawan yang lain ngecek ke atas, waktu dilihat asap hitam sudah ngepul,” katanya.

Para karyawan yang panik pun langsung berhambur keluar. Beberapa karyawan yang lain juga segera berupaya memadamkan api dengan warga sekitar sembari menunggu anggota pemadam kebakaran.

Dalam kejadian tersebut, sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran dan 30 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Beruntung, api tidak sampai menyebar ke ruangan lain dan berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian.

Yuliasih menduga, genset yang berada di lantai dua tersebut terlalu panas lantaran sudah hidup sekitar dua jam sejak lampu padam. “Mungkin genset itu kepanasan, karena mati lampu sudah sekitar 2 jam. Jadi meledak,” katanya.

Baca Juga:   Bukan Gantung Diri, Kakek Itu Dibunuh Anak Kandungnya

Untuk sementara, Yuliasih belum dapat memastikan beberapa total kerugian yang dialami dari kebakaran tersebut. Namun menurutnya, api belum sempat menyebar ke ruangan lain.

“Api belum menyebar kemana-kemana. Masih di kamar khusus genset itu. Ruang dokter dan lainnya masih aman. Tapi kita belum tau berapa total kerugiannya,” tandasnya. (Ega/yud)




  • Bagikan