Gerak Cepat, Sudah 13 Kolam Dibangun di BBIP

  • Bagikan
13 kolam dibangun di BBIP Lamteng. Foto ist

radarlampung.co.id. – Pembangunan Balai Benih Ikan Plus (BBIP) di Kelurahan Trimurjo, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah, ada kemajuan. Setelah dicanangkan 7 Oktober 2019, kini sudah dibuat 13 kolam ikan yang  masing-masing berukuran 10 m x 20 m.

Plt. Kepala Dinas Perikanan Lamteng Syahreza menyatakan sejauh ini sudah 13 kolam ikan dibuat. “Sedang dalam proses pengerjaan. Sudah 13 kolam dibuat. Masing-masing kolam ukuran 10 m x 20 m,” katanya.

Ditanya masalah anggaran pembangunannya, Syahreza menyatakan baru dianggarkan tahun depan.  “Tahun depan baru dianggarkannya. Sekarang dikerjakan dahulu dengan anggaran yang ada,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto menyatakan sesuai visi-misi menjadikan Lamteng sebagai lumbung pangan, sektor perikanan memiliki kontribusi yang cukup besar baik secara langsung maupun tidak langsung. “Sektor perikanan memiliki kontribusi besar mewujudkan Lamteng sebagai lumbung pangan,” katanya ketika pencanangan beberap waktu lalu.

Lamteng, kata Loekman, memiliki keunggulan di sektor perikanan. “Di Lamteng ini, produksi budi daya ikan air tawar yang tinggi adalah patin, lele, dan gurame. Kemudian yang akan intensif dikembangkan adalah baung dan jelabat. Hasil tangkapan dari perairan umum darat yang meliputi sungai, danau, cekdam, dan bendungan juga tinggi,” paparnya.

Selain itu, kata Loekman, Lamteng juga potensial dikembangkan sebagai daerah kawasan ikan hias air tawar. “Termasuk dalam wilayah inisiatif pengelolaan perikanan rajungan berkelanjutan (IPPRB) di Kecamatan Bandarsurabaya,” ujarnya.

Dalam usulan Tim Nawacita, kata Loekman, wilayah Kecamatan Bandarsurabaya merupakan kawasan pengembangan perikanan terpadu. “Ini dengan berbagai infrastruktur penunjang, seperti dermaga/pelabuhan, perumahan nelayan, SPDN, rencana pembuatan tambak, jalan, dan sarana penunjang perekonomian lainnya untuk wilayah timur,” ungkapnya.

Keberadaan BBIP seluas sekitar 5 hektare ini selain dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan ketersedian benih ikan dan pakan, kata Loekman, juga sebagai media transformasi teknologi perikanan dari hulu hingga hilir. “Menjadikan BBIP sesuai harapan, tentunya diperlukan kerja keras semua pihak terkait dan semangat gotong-royong dari segenap stakeholder. Tujuan besar ini, saya yakin akan terwujud dengan empat komitmen yang telah disepakati. Satu niat, satu langkah, satu suara, dan satu tujuan. Bersama kita bisa!” tegasnya.

Keberadaan BBIP ini, kata Loekman, untuk memasok benih ikan di Lampung dan Indonesia. “Kita jadikan yang terbesar di Lampung dan Indonesia. Menjadi pemasok benih ikan. Kita pilih di Kecamatan Trimurjo karena struktur irigasinya sudah mantab, mudah dijangkau, dan wilayahnya aman untuk beraktivitas. Karena itu, mari sama-sama menjaga stabilitas keamanan di Lamteng. Di sini pusat rumpun pertanian di Lamteng dan Lampung,” katanya. (sya/wdi)




  • Bagikan