Gerakan Mahasiswa Tolak Politik Transaksional

  • Bagikan
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam gerakan mahasiswa kawal Pilrek orasi di depan gedung GSG Unila, Jumat (30/8). FOTO RURI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Puluhan mahasiswa Universitas Lampung (Unila) yang tergabung dalam gerakan mahasiswa kawal pemilihan rektor Unila melayangkan lima tuntutan kepada para bakal calon Rektor Unila.

Fajar Agung Pangestu selaku jendral gerakan mahasiswa kawal Pilrek mengungkapkan, dalam tuntutannya, mahasiswa menolak segala bentuk politik transaksional dalam proses pemilihan rektor Unila. Kemudian, calon rektor harus bersedia mengundurkan diri apabila terbukti melakukan politik transaksional dalam proses pemilihan rektor.

“Lalu, jika terbukti melakukan transaksional, bersedia untuk tidak dilantik apabila terbukti melakukan politik transaksional dalam proses pilrek ini,” kata Fajar Agung, Jumat (30/8).

Usai pemaparan visi misi dan program kerja, lima bacarek tersebut pun menemui puluhan mahasiswa tersebut dan menandatangani tuntutan para mahasiswa.

Baca Juga:   Tentukan Karirmu Sesuai Minat dan Bakat

Pantauan Radar Lampung, terlihat beberapa personil kepolisian yang menjaga kondusifitas jalannya pemaparan visi misi dan program kerja di sekitaran Gedung Serba Guna Unila. (rur/sur) 




  • Bagikan