Gerakkan Kaum Milenial Tingkatkan Konsumsi Ikan

  • Bagikan
Kegiatan Gerakan Makan Ikan (Gemarikan) di Sukarame yang dihadiri Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Ati Widyati, Kamis (15/4). FOTO HUMAS PEMKOT BANDARLAMPUNG

RADARLAMPUNG.CO.ID – Ditjen Kementerian dan Kelautan meminta Provinsi Lampung, termasuk Bandarlampung untuk meningkatkan konsumsi ikan warga yang kini belum masuk standar nasional.

Menurut Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Ati Widyati, Lampung masih kurang asupan ikan.


“Masih 33,8 kg per kapita, jauh dari nasional 54 kg per kapita. Rubah olah ikan, dikemas supaya lebih menarik,” kata Ati Widyati dalam kegiatan Gerakan Makan Ikan (Gemarikan) di Sukarame, Kamis (15/4).

Ati mengungkapkan, sedikitnya konsumsi ikan bisa menyebabkan kekurangan Omega 3. Akibatnya bisa menyebabkan stunting atau penghambatan perkembangan tubuh.

“Untuk stunting sendiri harus banyak makan Omega 3. Bandarlampung harapannya juga bisa mencapai target tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga:   Omicron Mewabah, IDI Bandarlampung meminta Pemerintah Tegas Melarang WNA Masuk Indonesia

Sementara Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana berharap promosi makan ikan dengan kemasan yang baik bisa menggerakkan kaum milenial yang masih susah mengonsumsi ikan.

“Mudah-mudahan anak muda bisa menginovasikannya. Terlebih Bandarlampung akan dijadikan pasar ikan modern, di Gudang Lelang,” kata Eva Dwiana. (mel/ais)

 





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan