Good Job, Sentra Kain Limbah Sukamulya Dirilis Menjadi Film Pendek

  • Bagikan
Angkat kerajinan kain perca, mahasiswa Pasca Sarjana Tehnologi Pendidikan tergerak membuat short movie. FOTO DOK. MAHASISWA UNILA .

RADARLAMPUNG.CO.ID – Keuletan para pengrajin di sentra kain limbah perca Pekon Sukamulya, Pringsewu menarik minat mahasiswa Pasca Sarjana Teknologi Pendidikan Unila untuk membuat short movie (film pendek). Kegiatan yang dikemas sembari praktik lapangan itu ditujukan untuk mengaplikasikan teori yang telah didapat di dalam kelas.

Usaha kain perca yang dirintis Suherman menjadi objeknya. Di mana, modal awal Suherman hanya berupa kain perca 10 kg pemberian penjahit di salah satu kota di Pulau Jawa saat dia masih bekerja di pabrik. Kain perca tersebut dibawa pulang hingga ahirnya Suherman memiliki ide membuatnya menjadi kerajinan.

Tidak disangka respon masyarakat sangat luar biasa. Usaha tersebut kini terus berkembang.

Baca Juga:   Tersisa 18 Bed di Fasyankes Pesawaran

Kepada Radarlampung.co.id, Selasa (20/11), Floor Director Berta Niken Dianingrum mengatakan dalam praktik ini dilakukan pembuatan short movie dengan feature informatif  berjudul Sentra Kerajinan Limbah Perca Menembus Batas. “Short movie ini dibuat dengan program director Dr. Adelina Hasyim, M.Pd.,” jelasnya.

Short movie berdurasi 40 menit tersebut disutradarai Musa Nurasyid. Dengan anggota tim Edi Pristiono, Budiyanto, Taufiqurrohman, M. Arifin, Sidarta Adi Gautama, Yosef Adi, Farida, Lisdiana, Ayesa Dara, Qurotayni, Reksa Herwina, serta M. Aryo yang masing-masing saling berbagi tugas. Mulai penggambaran proses sampai pemasaran produk kain perca Sukamulya.

Pembuatan short movie ini harapannya tak hanya bermanfaat bagi mahasiswa tersebut. Namun juga berdampak positif bagi masyarakat luas.

Baca Juga:   Bandel, Tempat Usaha Ini Disegel 7 Hari

Suherman si pengrajin kain perca berterimakasih atas kepedulian mahasiswa Pasca Sarjana Teknologi Pendidikan Unila. “Mudah mudahan bermanfaat,” ungkapnya.

Sedangkan Kadiskoperindag Pringsewu Maskur MM menyambut antusias apa yang dilakukan mahasiswa Pasca Sarjana Unila tersebut. “Pemkab berupaya semaksimal mungkin mendorong hal ini,” singkat Maskur.(sag/sur)




  • Bagikan