Got Tersumbat Sampah, Underpass Hanoman Tergenang Dua Jam

  • Bagikan
Ojek online saat melintasi genangan usai ujan di underpass Hanoman, Selasa (7/9). Sumber Foto: SC Video
Ojek online saat melintasi genangan usai ujan di underpass Hanoman, Selasa (7/9). Sumber Foto: SC Video

RADARLAMPUNG.CO.ID – Beberapa hari terakhir Bandarlampung digujur hujan. Akibatnya underpass di Jl. Hanoman, Kelurahan Sawah Brebes, Tanjungkarang Timur (TkT) tergenang air, pada Selasa (7/9) pagi.

Tentunya hal itu cukup membayakan laju kendaraan yang melintas. Ditambah lagi kondisi jalan berlubang, yang bisa memicu kecelakaan lalulintas, jika tidak berhati-hati.


Lurah Sawah Brebes Nasri Fahmi membenarkan hal tersebut. Menurutnya penyebab genangan dikarenakan got pembuangan air tersumbat sampah. Akibatnya air sempat menggenang sekitar dua jam.

“Ya (sekitar dua jam tergenang, red) sekitar pukul 08.00 WIB genangannya, pukul 10.00 WIB sudah surut,” ujarnya saat dihubungi Radarlampung.co.id, Selasa (7/9).

Namun, got yang tersumbat itu langsung dibersihkan oleh Dinas PU. “Memang lokasinya yang cekung sehingga air dari kanan (arah Jl. Tengku Umar, red) dan kiri (arah Jl.Pajajaran,red) turun ke got itu,” ujarnya.

Baca Juga:   Pemkot dan Bakso Son Haji Sony Kembali Gelar Pertemuan

Ditambah, tidak jauh dari underpass terdapat tempat pembungan sampah (TPS), yang mana saat hujan deras, sampah di sekitar TPS turut terbawa air ke arah underpass.

Dirinya pun meminta masyarakat yang membuang sampah ke TPS untuk memasukannya ke tempat yang telah disiapkan. Jangan membuang sampah sembarangan. Sehingga menyebabkan sampah terbawa ke got dan mampet.

“Kadang warga ini buang sampah dilempar saja. Padahal di lokasi tersebut baru seminggu yang lalu kami bersihkan,” tuturnya.

Ditanya apakah ada rencana perbaikan di area tersebut, Nasri mengaku sudah melaporkannya kepada wali kota saat pertemua dengan para lurah. Juga telah melaporkan dan mengirimkan foto ke Dinas PU.

Baca Juga:   Bakso Son Haji Sony Adukan Nasib Karyawannya ke KSP RI

“Terkait kapan tidak tahu saya. Tergantung bunda, yang penting sudah laporan. Tapi mudah-mudahan tidak mampet lagi, karena sudah dikerok habis oleh PU,” ucapnya. (pip/sur)




  • Bagikan