Gotong Royong, Petambak Dipasena Kembali Beli Ekskavator Rp1,6 M

  • Bagikan
Satu unit ekskavator yang baru dibeli para petambak di bumi dipasena secara gotong royong. Foto P3UW Lampung

RADARLAMPUNG.CO.ID – Petambak di Bumi Dipasena, Kecamatan Rawajitu Timur, Tulangbawang, kembali kedatangan satu unit ekskavator baru. Alat berat ini dibeli oleh para petambak dengan cara swadaya gotong royong bersama.

Satu unit ekskavator long arm sumitomo SH 210 LC tersebut dibeli dengan harga sekitar Rp1,6 miliar.

Ketua Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah (P3UW) Lampung Suratman mengatakan, satu uni ekskavator tersebut tiba di sekretariat P3UW, Kampung Bumi Dipasena Mulya, Jumat (18/6) lalu.

Sampai saat ini, total ada 6 unit alat berat yang sudah dibeli menggunakan dana swadaya masyarakat: 5 ekskavator long arm dan 1 unit mesin grader pemadat jalan.

“Program swadaya masyarakat yang dihimpun dengan sistem iuran Rp1000 per Kg udang setiap panen ini, akan terus dilaksanakan demi keberlangsungan budidaya udang sambil menunggu realisasi program rehabilitasi tambak Dipasena dari pemerintah,” ungkap Suratman kepada radarlampung.co.id, Senin (21/6).

Baca Juga:   Kejari Tuba Warning Penimbun dan Pedagang Obat Nakal

Menurutnya, program swadaya masyarakat petambak ini telah digulirkan dari tahun 2013. Program ini telah berhasil menghimpun dana dari masyarakat. Sepenuhnya digunakan untuk program revitalisasi mandiri infrastruktur pengairan Dipasena.

“Salah satunya untuk pembelian unit alat berat sebagai ujung tombak untuk merehabilitasi saluran-saluran perairan di seluruh kawasan pertambakan Bumi Dipasena,” tutupnya. (nal/sur)




  • Bagikan