Gubernur Arinal Harapkan PMI Selalu Berada di Garis Depan

  • Bagikan

 

Radarlampung.co.id – Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengharapkan PMI selalu berada di garis depan penanggulangan bencana.



Hal itu diungkapkan ketika Gubernur Arinal membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) PMI Bidang Organisasi se-Indonesia Tahun 2021 di Minister Meeting, Hotel Novotel Lampung, Jumat (26/11).

Arinal menjelaskan, PMI adalah organisasi kemanusiaan terbesar serta aset bangsa dan negara yang perlu dijaga dan dikelola dengan cara profesional, amanah, netral dan mandiri.

Baca Juga:   Gubernur Arinal Ingin Kembalikan Fungsi Kawasan Hutan Dukung Pertanian

Selain itu, PMI juga terus dituntut Untuk berada digaris terdepan dalam hal penanganan bencana, pengelolaan darah, dan tugas kemanusiaan lainnya, Dengan tidak membedakan latar belakang atau golongan.

“Tapi, untuk mempertahankan keberadaan serta sebagai upaya untuk terus mengembangkan diri, PMI dituntut supaya bisa merespon perubahan yang terjadi,” Ungkap Arinal.

“Saya berharap rapat Teknis Bidang Organisasi ini, bisa melahirkan ide-ide kreatif dan inovatif untuk mengantisipasi perubahan dan tuntutan masyarakat,” Tambahnya.

Baca Juga:   Rakor Kehutanan Tahun 2022, Gubernur Arinal Ajak Sinergikan Pembangunan Kehutanan Pusat, Daerah, dan Kabupaten-Kota

Menurutnya, Profesionalitas para pengurus dan relawan serta sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi dan masyarakat juga menjadi kunci keberhasilan PMI dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan.

Sementara, Ketu PMI Provinsi Lampung, Riana Sari, menegaskan, bahwa Rakernis PMI sangat penting untuk merumuskan kebijakan – kebijakan yang akan diterapkan di PMI. Hal ini sebagai antisipasi perubahan dan tuntutan masyarakat.

Baca Juga:   Rakor Kehutanan Tahun 2022, Gubernur Arinal Ajak Sinergikan Pembangunan Kehutanan Pusat, Daerah, dan Kabupaten-Kota

Ada empat program prioritas PMI Lampung. Diantaranya Launching gerakan SIGER Donor Darah, Bantuan sterile tube welder untuk plasma konvalesen pada bulan Agustus 2021 dan sampai saat ini telah terdistribusi 459 kantong plasma konvalesen, Vaksinasi dan Kolaborasi dengan komunitas penderita thalasemia dan komunitas eco-enzym untuk penyemprotan desinfektan di tempat umum. (rls/yud)






  • Bagikan