Gubernur Berharap Sekolah Kopi Sokong Keberlanjutan Produksi Kopi Asal Lampung

  • Bagikan
ILUSTRASI INTERNET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Lampung memiliki satu-satunya Sekolah Kopi yang berlokasikan di Lampung Barat. Sekolah non formal ini diharapkan dapat terus melanjutkan produksi kopi Lampung.

Hal itu disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi belum lama ini. “Sekolah kopi ini terletak di Lampung Barat, yang juga satu-satunya di Lampung. Diharapkan dapat digunakan anak-anak petani mengasah keilmuannya tentang kopi. Sehingga produksi kopi di Lampung terus terjaga,” harap Arinal.


Menurutnya, banyak anak muda saat ini lebih cenderung memilih bekerja lebih cepat, tidak mau yang sulit. Sementara hasil pertanian juga harus tetap dipertahankan, terutama kopi yang sudah menjadi khas produksi pertanian asal Lampung.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Edi Yanto menerangkan, sekolah kopi merupakan sekolah non formal yang tidak menetapkan kurikulum tertentu. Hanya ilmu yang akan diberikan berkaitan bagaimana produksi kopi dari awal penanaman hingga produksi hasil kopi dan pemasaran.

Baca Juga:   Buku 75 Tahun PGRI Mengabdi Negeri Dibedah

“Sekolah kopi bisa melakukan edukasi kepada masyarakat untuk budi daya kopi sistem pertamanan pemangkasan dan lain-lain. Sekolah kopi ini dibangun pemda setempat, sebagai tempat pendidikan, budidaya, sampai kepada pengolahan hasil bahkan pembelajaran menjadi barista. Sudah ada beberapa asrama yang sudah digunakan dua tiga kali latihan. Ini kungkin salah satu program yang akan digabungkan dengan KPB (kartu petani berjaya),” terang Edi.

Selain itu, nantinya juga berbagai perwakilan produsen kopi ternama saat ini bisa ikut memberikan materi. Terkait bagaimana cara proses olahan kopi.

“Siapa saja sebenarnya bisa mengikuti sekolah kopi ini. Terutama yang ingin memahami proses produksi kopi,” tandasnya. (rma/sur)




  • Bagikan