Gubernur Keluarkan SE ASN Dilarang Gunakan Elpiji 3 Kg

  • Bagikan
ASN lingkup Pemprov Lampung dilarang menggunakan elpiji 3 Kg yang hanya diperuntukkan bagi rumah tangga tidak mampu dan usaha mikro. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Lampung kembali diingatkan untuk tidak ikut membeli liquified petroleum gas (LPG/elpiji) 3 Kg. Sebab, elpiji yang disubsidi pemerintah ini diperuntukan bagi warga miskin.

Surat edaran nomor: 0475.2/0694.a/04/2020 tentang larangan liquified Petroleum gas (LPG) tabung 3 Kg Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Lampung itu merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral nomor 26/2009, tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG.

Karena itu, diinstruksikan agar seluruh ASN di lingkungan Pemprov Lampung tidak menggunakan tabung elpiji 3 kilogram. Alasannya, tabung tersebut diperuntukkan bagi rumah tangga tidak mampu dan usaha mikro.

Jika masih memiliki tabung elpiji 3 Kg, ASN diminta melakukan penukaran penggunaan ke tabung 5,5 Kg pada agen resmi yang ditentukan.

Baca Juga:   Kanwil Kemenkumham Lampung Distribusikan 880 Paket ke Masyarakat Terdampak Covid-19

Surat edaran yang ditandatangani Gubernur Lampung Arinal Djunaidi per 27 Februari ini dibenarkan Karo Ekonomi Setda Provinsi Lampung Elvira Ummihani saat dikonfirmasi Rabu (11/3).

”Iya sesuai SE itu, karena elpiji 3 Kg diperuntukkan bagi rumah tangga miskin dan tidak mampu. Karena elpiji 3 Kg merupakan elpiji yang mendapatkan subsidi dari pemerintah,” beber Elvira. (rma/sur)




  • Bagikan