Gubernur Lampung Dijadwalkan Ground Breaking Harbour City

  • Bagikan
Foto Diskominfo Provinsi Lampung

RADARLAMPUNG.CO.ID-Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dijadwalkan bakal melakukan ground breaking pembangunan Harbour City. Tahap pertama, akan dilakukan pembangunan masjid.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto usai menggelar rapat di Kantor Gubernur Lampung, Senin (25/10). “Iya tadi rapat untuk persiapan hari Rabu, 27 Oktober 2021. InsyaAllah Gubernur akan hadir langsung ke Bakauheni menandai pelaksaan pekerjaan (Harbour City) sudah dimulai,” beber Fahrizal.


Dia mengatakan selain masjid, dalam waktu dekat juga turut dibangun dilokasi berupa Pusat Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta revitalisasi gedung Menara Siger yang menjadi ikon Provinsi Lampung di Bakauheni.

Untuk pembangunan Masjid, Pusat UMKM dan revitalisasi menara Siger. Fahrizal mengatakan pendanaannya dibantu dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) oleh Bank Himbara di Lampung.

Baca Juga:   Surat Rais Am NU : Muktamar 17 Hingga 19 Desember

“Untuk anggaran tiga bangunan ini didukung oleh Bank Himbara kegiatan CSR. Jadi Bank Himbara lakukan pembiayaan ke tiga pekerjaan itu, seperti revitalisasi Menara Siger, karena menaranya kan punya Pemprov tapi tanahnya punya ASDP,” tambahnya.

Sementara sebelumnya, Provinsi Lampung kedatangan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Dalam kesempatan ini, Erick menyebut nilai investasi Proyek Strategis Nasional Bakauheni Harbour City di Lampung Selatan mencapai Rp1 triliun.

“Untuk keseluruhan satu kawasan Bakauheuni Harbour City nilai investasinya bisa mencapai Rp1 triliun,” ujar Erick Thohir, belum lama.

Lebih lanjut, dirinya menyebutkan investasi yang masuk berupa pembangunan beberapa lokasi seperti Krakatau Park, Masjid Bakauheni sekaligus mercusuar, Museum Menara Siger, infrastruktur air bersih, Creative Hub sebagai sarana membuka lapangan pekerjaan dalam sektor industri dan ekonomi kreatif, serta objek wisata lainnya.

Baca Juga:   Limbah di Pesisir Lampung Terkumpul 199,75 Ton

Pada tahap awal, investasi yang diberikan Rp45 miliar. “Jadi nanti akan ada pembangunan masjid yang berkapasitas 2000 orang, bisa juga nantinya digunakan sebagai mercusuar. Selain itu nantinya dalam dua tahun kita akan fokus pembangunan pusat UMKM, Creative Hub, Krakatau Park, pembangunan infrastruktur dasar, dan air bersih. Kemudian 2023, direncanakan nilai investasi infrastruktur dasar mencapai Rp300 miliar, Krakatau Park akan dibangun pada pertengahan tahun depan sekitar Juli atau Agustus,” tandasnya. (rma/wdi)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan