Gubernur Lampung Minta Pertashop Sasar Sektor Pertanian dan Perikanan

  • Bagikan
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menerima PT Pertamina Regional Sumbagsel, Kamis (1/7). Foto Biro adpim Pemprov Lampung

RADARLAMPUNG.CO.ID-Provinsi Lampung dinilai PT. Pertamina Regional Sumbagsel sebagai salah satu provinsi yang dinilai berhasil memudahkan rakyat dalam memperoleh bahan bakar minyak (BBM), terutama dalam program Pertashop. Tak pelak, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta Pertashop juga menyentuh para petani. “Saya ingin pertashop mampu masuk sampai ke wilayah sektor pertanian. Sehingga ketika petani ingin membeli bahan bakar, jaraknya tidak jauh,” kata Arinal, Kamis (1/7).

Dia mengatakan, persebaran program Pertashop ini harus merata di seluruh kabupaten/kota. Agar tidak menimbulkan ketimpangan. “Jangan sampai ada ketimpangan dan hanya bertumpuk di wilayah tertentu. Tentunya ini perlu kajian, jangan sampai ada ketimpangan,” lanjutnya.

Untuk mematangkan program tersebut, Arinal mengatakan perlu diskusi serta strategi. Sehingga pemanfaatannya bisa maksimal. “Perlu sinergi dengan Dinas Pertanian, KTNA, dan pihak terkait lainnya, sehingga dapat mengetahui titik-titik strategis di wilayah tersebut,” ujarnya.

Baca Juga:   Terbang Via Bandara Radin Inten II, Kini Penumpang Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Tak hanya pertanian, harapan Arinal, para nelayan juga bisa terbantu aksesnya dengan mudah dengan adanya Pertashop. Sehingga memudahkan nelayan dalam menyuplai kebutuhan pada saat melaut.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Arinal menerima penghargaan sebagai Gubernur Terbaik yang mensupport program Pertashop. Executive General Manager PT Pertamina Regional Sumbagsel Asep Wicaksono Hadi, mengatakan terimakasih kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi atas dukungannya sehingga pencapaian Pertashop di Lampung luar biasa. “Pertashop di Lampung merupakan terbaik nasional Tahun 2020. Dan Gubernur terbaik yang mensupport program ini adalah Gubernur Lampung,” ujar Asep.

Terkait pertashop yang menjangkau wilayah pertanian, Asep Wicaksono mengungkapkan bahwa pihaknya setuju dan siap bersinergi dengan dinas pertanian, ktna, dan pihak lainnya, sehingga pertashop mampu mengjangkau wilayah pertanian.

Baca Juga:   70 Ribu Pekerja PPKM Level 3 dan 4 di Lampung Masuk Data Penerima BSU

Pertashop menjadi bagian penting program One Village One Outlet (OVOO) yang bertujuan untuk menjangkau wilayah terpencil yang belum terlayani oleh SPBU reguler, sehingga masyarakat mendapat hak yang sama untuk mencukupi kebutuhan energinya sebagaimana masyarakat perkotaan. (rma/wdi)




  • Bagikan