Gubernur Lampung Terima 15,08 Ton Liquid Oksigen dari CSR Sinarmas dan Pusri

  • Bagikan
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi saat menerima isotank yang berisikan 15,08 ton oksigen dari CSR Sinarmas dan Pusri. Foto Rimadani Eka Mareta/radarlampung.co.id

//Pastikan Pasokan Oksigen di Lampung

radarlampung.co.id-Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menerima langsung 15,08 ton Liquid Oksigen yang berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) dari Oki Pulp and Paper anak perusahaan PT Sinarmas dengan pengangkutan menggunakan isotank milik PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) pada Kamis (29/7), di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM).


Arinal mengatakan atas kerja keras yang dilakukan Pemda bersama Swasta membuahkan hasil. Di mana beberapa perusahaan swasta ikut membantu penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung dengan ikut menyalurkan oksigen.

“Ini berkat upaya teman-teman dari bidang industri, Pusri, Sinarmas yang mampu bersama-sama membantu sehingga kita bisa mendapatkan fasilitas oksigen liquid 15,08 ton dan ini akan berkelanjutan dan meningkat. Sehingga apa yang kita harapkan di RSUDAM, Rumah Sakit (RS) Urip Sumoharjo, dan semua RS egeri dan swasta bisa terpenuhi pasokan oksigen nya,” ungkap Arinal.

Terlebih kebutuhan oksigen di Bandarlampung lebih dibutuhkan. Karena itu Arinal berharap pemenuhan kebutuhan oksigen di Lampung baik liquid dan tabung bisa segera terpenuhi.

Sementara Direktur Utama PT Pusri Tri Wahyudi Saleh yang juga hadir dalam kegiatan ini mengatakan kedepannya bisa terus membantu untuk memenuhi kebutuhan oksigen liquid. Namun dirinya mengaku ada keterbatasan pengangkutan dengan isotank yang terbatas.

Baca Juga:   Koneksi Peduli Lindungi Juga Bakal Menjadi Syarat Masuk Lokasi Wisata di Lampung

“Pusri kan tugas utamanya produksk pupuk, produk sampil oksigen, kapasitas 3 ton per hari. Tapi kami dapat tugas pusat kerjasama swasta ada di OKI pulp and paper, yang sudah suplai ke Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Kita kesulitan armada, isotank sulit di cari, tapi ini CSR OKI dan pusri,” ungkap Tri Wahyudi.

Selain 1 isotank yang sudah tiba, rencananya Kamis malam akan kembali berangkat satu kendaraan isotank dengan kendaraan milik PT Lampung Gas. “Nanti malam 1 tanki lagi 10 ton, mudah-mudahan dua rumah sakit terpenuhi. Selama ini kami juga memenuhi 24 rumah sakit di Lampung sudah terpenuhi dengan membawa
3700 tabung kosong. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan Sinarmas grup juga akan menambah alat sehingga bisa menambah suplai,” lanjut Tri Wahyudi.

Sementara Kadis Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana mengatakan Lampung masih perlu memenuhi kebutuhan oksigen. Pasalnya dalam satu hari kebutuhan oksigen di Lampung, baik untuk pasien Covid-19 dan lainnya sebanyak 37 ton per hari.

Baca Juga:   Anak Kehilangan Orang Tua Selama Covid-19 Capai 1335 orang

“Ini belum cukup kita perlu sehari 37 ton oksigen perhari diluar liquid. Kedatangan liquid oxygen hari ini kita utamakan RSUDAM karena menjadi rumah sakit rujukan utama di Lampung,” ungkap Reihana.

Kedatangan isotank berisi liquid oxygen ini juga akan langsung mengisi tank penyimpanan oksigen milik RSUDAM. Barulah sisanya akan diberikan ke rumah sakit terdekat yang memiliki tabung liquid. Seperti di RS Advent, RS Urip Sumoharjo, RS Bumi Waras RS Yukum Medical Center, RA Mardi Waluyo, dan RS Muhammadiyah Metro.

Reihana mengatakan jika ada kedatangan liquid oksigen dalam waktu berdekatan, maka nantinya akan diisikan ke tabung-tabung gas oksigen yang ada. Sehingga tetap bisa termanfaatkan maksimal.

“Nanti malem datang lagi dari Pusri memakai mobil Lampung Gas, nanti jika liquid nya sudah cukup akan kita isi ke tabung bisa membantu rumah sakit yang tidak punya tabung liquid. Apalagi di Lampung kan ada 73 rumah sakit yang saat ini melayani pasien Covid-19. Namun dengan upaya Pak Gubernur, menyurati para swasta. Kita mendapatkan apresiasi dari Wamenkes,” tandasnya. (rma/wdi)




  • Bagikan