Gubernur Ridho Sinergikan Daerah dengan Program Kelistrikan PLN

  • Bagikan
Gubernur Ridho saat beraudiensi dengan GM PLN Wilayah Lampung senin (25/3). Foto Humas Pemprov Lampung

radarlampung.co.id-Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo berharap PLN Lampung dapat bersinergi dengan kebijakan daerah Provinsi Lampung sehingga dapat menunjang pesatnya kemajuan pembangunan yang dicapai Provinsi Lampung.

“Untuk itu, diharapkan PLN Lampung dapat mensinkronisasikan kebijakannya dengan Kebijakan Strategis Daerah Provinsi Lampung sebagai upaya mensejahterakan masyarakat, dan mencerdaskan generasi bangsa,” ujar Gubernur Ridho Ficardo saat beraudiensi dengan GM PLN Distribusi Lampung, di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Bandarlampung, Senin (25/3)


Ridho menjelaskan perkembangan Provinsi Lampung saat ini sangat pesat. Terutama dengan beroperasinya Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Lampung, Bandara Internasional, Dermaga Eksekutif Bakauheni, peningkatan sektor Pariwisata dan perkembangan di sektor lainnya.

“Bahkan akan ada tiga BUMN industri pertahanan yang akan direlokasikan ke Lampung. Tentunya kemajuan Lampung kedepannya akan semakin pesat dan tuntutan kedepannya akan semakin tinggi, ujarnya.

Baca Juga:   TNI-AD Gelar Serbuan Vaksin di Bandara Radin Inten II

Untuk itu, Gubernur Ridho berpesan agar PLN Lampung mempersiapkan semuanya dengan baik, karena kemajuan Negara ini juga bergantung PLN dalam rangka mencerdaskan bangsa, mensejahterakan rakyat.

“Untuk itu, PLN harus mengupayakan semaksimal mungkin dalam mengejar kemajuan Provinsi Lampung dengan mensinergikan kebijakan strategis daerah Provinsi Lampung,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, GM PLN Distribusi Lampung, Pandopotan Manurung menjelaskan bahwa PLN Lampung akan membangun pembangkit di Lampung yang diinisiasi sebesar 600 MW.

Pembangunan transmisi dilakukan di kawasan Pesisir Barat dan akan mengaliri listrik di wilayah pariwisata seperti Pulau Pisang, Legundi, dan Telaga Tmas. “Dan kami akan terus mensupport Pemprov Lampung untuk kemajuan Provinsi Lampung ke depannya,” jelas Pandopotan Manurung.

Baca Juga:   SPPN VII Susun Draft Perjanjian Kerja Bersama Periode 2022-2023

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa saat ini rasio elektrifikasi kelistrikan Lampung sekitar 97,5%, dan ditargetkan mencapai 99%, serta menargetkan 100% desa berlistrik. Selain itu, pertumbuhan listrik di Lampung mencapai 9%, sedangkan pertumbuhan secara Nasional hanya 4,7%. “Ini artinya pertumbuhan Listrik Lampung diatas dua kali lipat dari pertumbuhan Nasional,” ungkapnya.

Pandopotan juga mengungkapkan pihaknya siap berkoordinasi dengan jajaran Pemprov Lampung terkait rencana pembangunan Lampung ke depannya. “Kami siap mensinergikan kebijakan pembangunan kelistrikan dengan kebijakan strategis daerah Provinsi Lampung,” ujar Pandopotan. (rls/wdi)




  • Bagikan