Gudang Pakaian Disantroni Maling, 117 Potong Pakaian Hilang

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Jelang lebaran, aksi kejahatan kerap meningkat. Kali ini, gudang penyimpanan pakaian di komplek Ruko jl. Mangundiprojo, Kalibalau Kencana, Kedamaian, Bandarlampung menjadi sasaran empuk pelaku kejahatan.

Peristiwa itu diketahui terjadi pada Kamis (6/5) pagi. Pelaku yang belum diketahui jumlahnya tersebut diduga merusak gembok gudang lalu mencuri ratusan potongan pakaian bermerek. Hal tersebut diungkapkan Pengelola gudang, Muhammad Dhio Andaru (29).

Dia memperkirakan, kawanan pencuri berhasil membawa lari sebanyak 117 potong pakaian merk The Don House. Akibat pencurian tersebut, pihaknya ditaksir merugi hingga Rp200 jutaan.

“Ada sekitar 117 potong pakaian yang hilang. Mulai dari kaos, sweater, jeans, sampai ke aksesoris seperti topi dan dompet,” katanya.

Baca Juga:   PTUN Kabulkan Gugatan Fiyanti Mala

Dhio mengaku, baru menyadari adanya aksi pencurian tersebut pada pukul 9.20 wib. Berdasarkan keterangan dari sejumlah warga yang tinggal di sekitar area gudang mengatakan, mereka melihat adanya aktifitas di gudang tersebut sekitar pukul 6.00 wib.

“Warga bilang mereka melihat ada orang di gudang sekitar jam enam pagi. Tapi mereka pikir kami lagi bongkar barang, jadi tidak ada yang curiga,” katanya.

Dia melanjutkan, baru menyadari aksi pencurian setelah melihat pintu gudang tidak tertutup secara sempurna. Di samping itu, gembok yang seharusnya berjumlah dua buah tersebut hanya tersisa satu buah saat dia tiba di gudang.

Dhio semakin panik saat masuk ke dalam gudang dan mendapati gudang tersebut dalam keadaan berantakan. Usai memastikan hal tersebut, dia pun langsung melaporkan hal itu kepada pemilik gudang.

Baca Juga:   Perkara Dana Desa, Mantan Kades Ini Diseret ke Meja Hijau

Selain membawa kabur ratusan potong pakaian dan aksesoris dari gudang tersebut, kawanan pencuri juga membawa kabur dvr cctv gudang sehingga aksi mereka tidak dapat dipantau melalui rekaman cctv.

Atas kejadian tersebut, pihaknya juga telah melaporkan hal tersebut ke Polsek Tanjungkarang Timur untuk ditindak lanjuti. Laporan tersebut tuang dalam surat LP/B/152/V/2021/LPG/Resta balam/TKT.

Terpisah, Kapolsek Tanjungkarang Timur, Kompol Doni Arianto saat dikonfirmasi membenarkan perihal kejadian tersebut. Dia mengatakan, pihaknya telah menerima laporan tersebut dan mengecek tempat kejadian perkara (tkp).

“Untuk saat ini kita masih melakukan penyelidikan. Kota juga sudah mengumpulkan keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi para pelaku,” katanya.

Baca Juga:   ODGJ Diduga Jadi Korban Rudapaksa

Doni juga tidak menyangkal jika ada dugaan pelaku merupakan orang tau betul kondisi gudang pakaian tersebut. Untuk saat ini pihaknya juga sedang berupaya untuk menjadi rekaman cctv lain yang berada di sekitar area gudang.

“Semua kemungkinan bisa terjadi, intinya saat ini kita sedang berupaya untuk mengugkapkan kasus tersebut,” tandasnya. (Ega/yud)



  • Bagikan