Gudang Wing Food Ludes Dilalap Jago Merah

  • Bagikan
FOTO RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Gudang PT LDR Lampung Distribusindo Raya Depo Kotabumi, yang berada di jalan raya Lintas Sumatra Desa Kalibalangan, Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), ludes terbakar, Jum’at (11/1), sekitar pukul 11.00 WIB.

Kejadian itu masih dalam penyelidikan aparat kepolisian setempat dan belum diketahui sumber api. Menurut Suwandi (40) salah seorang petugas satpam mengatakan, awalnya dirinya bersama petugas satpam lainya tengah berjaga di post depan, tiba-tiba mendengar suara orang berteriak ada api dan kebakaran.

“Api berasal dari bagian gudang belakang dan langsung menjalar hingga barang-barang dalam gudang tidak ada yang dapat diselamatkan lagi,” ujarnya.

Spotan, pihaknya langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Lampura dan mobil waterkenon milik Polres setempat.

Kepala Depo Gudang Wing Fuds Supalan mengatakan, pihaknya belum bisa mengetahui jumlah kerugian atas kejadian. “Kami terfokus untuk memadamkan api yang telah menjalar di atap bangunan,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh barang-barang seperti minuman ringan, teh, kopi, mie instan, serta sejumlah produk dari Wings Duds lainnya yang ada di dalam  gudang habis terbakar.

“Seluruh isi gudang ludes terbakar. Tidak ada sisa lagi. Hanya tinggal puing-puing barang yang terbakar,” terangnya.

Dia juga mengatakan, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Semua karyawan berhasil menyelamatkan diri sebelum api menjalar.

“Belum diketahui penyebab api itu berasal. Namun, kemungkinan akibat konsleting listrik sambungan pendek di salah satu ruangan yang ada di gudang ini,” terangnya.

Kasat Reskrim Polres Lampura AKP Donny Kristian Bara’langi mengatakan, kasus kebakaran ini masih dalam penyelidikan. Pihaknya juga belum memastikan penyebab api berasal.

Kendati demikian, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi. Termaksuk karyawan yang ada di gudang tersebut.

“Masih kita selidiki. Kita belum bisa mengambil keputusan penyebab api tersebut. Yang jelas anggota masih kerja di lapangan,” pungkasnya. (ozy/sur)




  • Bagikan