Hafal 5 Juz Alquran, Kuliah di IIB Darmajaya Gratis Sampai Selesai!


M. Saifuddin Mahfudz peraih beasiswa Hafiz Quran IIB Darmajaya. FOTO IIB DARMAJAYA
M. Saifuddin Mahfudz peraih beasiswa Hafiz Quran IIB Darmajaya. FOTO IIB DARMAJAYA

RADARLAMPUNG.CO.ID – Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya memberikan kesempatan kepada penghafal Alquran (Hafiz) di Lampung untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Hafiz dan Hafizah Quran dapat kuliah secara gratis di Kampus The Best di Indonesia itu dengan memenuhi ketentuan yang berlaku.





Tidak hanya kuliah secara gratis, Hafiz juga disediakan tempat tinggal untuk mengkhatamkan hafalannya hingga 30 juz selama kuliah.

Kepala Biro Humas dan Pemasaran IIB Darmajaya Muhammad Rafiq mengatakan, IIB Darmajaya membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun ajaran 2022/2023.

“Ada tiga jalur penerimaan, yaitu jalur mandiri, apresiasi dan beasiswa,” ungkapnya.

Untuk beasiswa, lanjut dia, IIB Darmajaya memberikan beasiswa kuliah gratis hingga selesai kepada Hafiz dan Hafizah.

“Adapun syaratnya telah hafal lima juz Alquran yang nantinya akan dilakukan tes hafalan. Untuk pendaftaran diinformasikan melalui instagram @beasiswaiibdarmajaya,” ujarnya.

Selama ini, kata dia, para penghafal Alquran yang mendapatkan beasiswa juga berprestasi di IIB Darmajaya.

“Mereka lulus dengan IPK di atas rata-rata 3,00. Jadi, buat adik-adik hafiz dan hafizah yang ingin kuliah tapi terkendala biaya dapat mendaftar ke IIB Darmajaya,” imbuhnya.

Sementara, Rektor IIB Darmajaya Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian., MBA., M.Sc., mengatakan, beasiswa hafiz dan hafizah Alquran merupakan pesan dari kedua orangtuanya terdahulu.

“Almarhum papi dan mami ingin hafiz dan hafizah juga dapat mengenyam pendidikan tinggi hingga menyandang gelar sarjana,” ungkapnya.

IIB Darmajaya, lanjut dia, berkomitmen dalam mencerdaskan anak bangsa, terutama putra putri daerah di Lampung.

“Hafiz dan hafizah yang telah memiliki ilmu agama juga harus dibekali dengan ilmu duniawi yang kelak juga dapat menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas dan berakhlakul karimah,” tutupnya. (gie/rls/sur)