Hamdalah ! 49 Judul PKM Mahasiswa di Lampung Dapat Pendanaan PKM DIKTI

  • Bagikan
Ilustrasi. (dok FUAD MUHAMMAD/Kaltim Post/Jawa Pos Group)

RADARLAMPUNG.CO.ID-Sebanyak 49 Judul Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2021 asal Lampung baik dibawah pembinaan LLDIKTI wilayah II maupun PTN, mendapatkan bantuan pendanaan DIKTI 2021.

Hal ini sesuai dengan pengumuman dalam 1949/E2/KM.05.01/2021 tentang pendanaan PKM tahun 2021-Dikti yang dikeluarkan Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Aris Junaidi.

“Dalam rangka memandu mahasiswa untuk menjadi pribadi yang tahu aturan, taat aturan, kreatif, inovatif, dan objektif kooperatif dalam membangun keragaman intelektual, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2021. Perlu kami informasikan bahawa telah dilaksanakan penilaian proposal PKM 5 Bidang dan PKM Gagasan Futuristik Konstruktif (GFK) Tahun 2021 sehingga diperoleh judul peraih pendanaan PKM Tahun 2021 sesuai daftar terlampir,” seperti dikutip dalam pengumuman tersebut.

Baca Juga:   Senin, Pendaftaran PPDB SMA/SMK Masih Terapkan Luring dan Daring

Dalam pengumuman ini, untuk PTN yang berada di pembinaan LLDIKTI Wilayah II, ada 12 universitas yang dapat PKM. Untuk PKMK 4, PKMPI 3, PKMPM 6, PKMRE 2, PKMRSH 4, total judul 19. Dengan total pendanaan Rp148.125.000

Dari Universitas Bandar Lampung, skema PKMPM dengan judul viralisasi Jandong untuk mendongkrak popularitas wisata pantai kunjir di Kabupaten Lampung Selatan melalui video promosi dengan konsep sinematik infografis dengan total pendanaan Rp8 juta.

Universitas Aisyah Pringsewu, kategori PKMPI optimalisasi akun sosial media Instagram untuk meningkatkan pemasaran kelompok pengrajin tapis Dudung ikat Lampung. dengan nilai Rp7,5 juta.

Universitas Muhammadiyah Metro ada 3 mahasiswa dengan dua kategori. Skema PKMK dengan judul PETO dengan total pendanaan Rp7,5 juta. Skema PKMPI dengan judul penerapan digital payment dan marketing di pasar kreatif Tejo Agung dalam upaya meningkatkan kualitas kemasan di masa pandemi, dengan total pendanaan Rp7 juta. Dan skema PKMPI dengann judul penerapan sistem online manajemen sampah berbasis Android sebagai media pengelolaan data nasabah dan pemasaran produk kreatif bank sampah cangkir hijau dengan pendanaan Rp7,5 juta.

Baca Juga:   Heboh, Sekolah Ini Minta Siswa Bayar Sumbangan untuk Perpisahan Kepsek

Universitas Muhammadiyah Pringsewu dengan skema PKMRSH pengembangan media edukasi balon trigonometri (belajar online trigonometri) sebagai terobosan pembelajaran di era globalisasi dengan total pendanaan Rp10 juta

Sementara dibawah pembinaan PTN langsung, Untuk Institut Teknologi Sumatera (ITERA) ada 7 kelompok yang dapat pendanaan. Di mana 3 kelompok merupakan skema PKMGFK dengan masing-masing mendapatkan pendanaan Rp5.050.000; Rp6,5 juta dan Rp8 juta. Kemudian skema PKMKC dua kelompok dengan pendanaan Rp 8 juta dan Rp9 juta, dan skema PKMPM dengan pendanaan Rp8 juta dan PKMRE dengan pendanaan Rp5,5 juta.

Sementara Universitas Lampung (Unila) mendapatkan pendanaan PKM dengan total 23 judul, total pendanaan yang diberikan Rp201.763.500. Untuk skema yang mendapatkan pendanaan yaitu skema PKMGFK 2 judul, Skema PKMK 3 judul, skema PKMRE 13 judul, skema PKMRSH 5 judul.(rma/wdi)



  • Bagikan