Hamdalah, Akhirnya Jalan di Sabahbalau Diperbaiki

  • Bagikan
Kondisi Jl. M. Azizi , Sabahbalau Kecamatan Tanjungbintang yang rusak dan dikeluhkan warga. Foto ist

radarlampung.co.id – Jalan yang menghubungkan Sabahbalau – Lematang Tanjungbintang Lamsel yang rusak parah direncanakan pekan depan akan mulai diperbaiki.

Informasi yang dihimpun radarlampung.co.id, berdasarkan LPSE Provinsi Lampung, jalan M.Azizi yang menghubungkan Sabahbalau – Lematang Lamsel merupakan tanggungjawab Dinas PUPR Lamsel. Menggunakan dana dari APBD Lamsel dengan pagu anggaran Rp1,4 Miliar.

Jalan yang akan ditingkatkan itu dimenangkan oleh CV.Berkah Romadhon yang beralamat jalan H.Said Gg.Ternate Jagabaya III Wayhalim Bandarlampung dengan harga penawaran Rp1,2 Miliar.

Direktur CV.Berkah Romadhon, Romdoni Zusuf membenarkan perusahaannya telah mendapatkan pekerjaan peningkatan jalan Azizi yang menghubungkan Sabahbalau-Lematang Tanjungbintang. Menurutnya, jalan yang memiliki panjang sekitar 1,5 Kilometer dengan lebar lebih dari 3 meter itu akan mulai dikerjakan pekan depan.

“Iya, kami yang akan mengerjakan peningkatan jalan itu. Mungkin pekan depan sudah mulai dikerjakan,” ungkap Zusuf, saat dihubungi melalui ponselnya, rabu (23/10).

Saat ini, pihaknya masih mengambil dan menurunkan material di jalan tersebut. “Kami stok material dulu di lokasi itu,” katanya.

Sebelumnya, infrastruktur jalan yang rusak dikeluhkan warga Sabahbalau, Kecamatan Tanjungbintang, Lampung Selatan. Warga yang melintas di Jl. M. Azizi harus berhati-hati jika tidak ingin terperosok dalam lubang di sepanjang jalan tersebut.

Ruas jalan sepanjang 8 kilometer tersebut menghubungkan Sabahbalau dan Lematang. Di sepanjang jalan banyak lubang dan kondisinya mengkhawatirkan. Terlebih jika musim penghujan tiba. Lubang-lubang jalan tersebut digenangi air. Sehingga, jalan menjadi mirip kubangan.

Arif Gunawan, warga setempat kepada wartawan koran ini menyatakan, jalan tersebut sudah lama rusak. Meski sudah pernah dilapen, sepengetahuannya jalan tersebut belum tersentuh perbaikan hotmix. “Jalan sepanjang 8 kilometer. Kalau hujan jalannya ya sudah jadi kubangan,” keluhnya kepada wartawan Jumat (14/6).

Tak jarang, lanjutnya, pengendara yang melintas terperosok dan mengalami kecelakaan akibat lubang-lubang di jalan M. Azizi. Dikatakan Arif, warga bukannya tidak protes dengan kondisi jalan yang memprihatinkan itu.

Sekali waktu, menurut Arif, warga pernah sepakat menanami jalan berlubang dengan pohon pisang sebagai bentuk protes. “Warga ya pernah menanaminya dengan pohon pisang untuk protes. Ya karena jalannya sudah rusak itu. Kalau bawa telur lewat jalan itu bisa hancur,” seloroh Arif.

Eka warga lainnya berharap, agar jalan tersebut cepat diperbaiki. Mengingat jalan tersebut dibutuhkan warga. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, lanjutnya, tidak boleh tutup mata dengan kondisi jalan M. Azizi. “Sabahbalau ini meskipun dipinggiran tapi tetap bagian dari Kabupaten Lampung Selatan,” katanya. (yud/wdi)




  • Bagikan