Hamdalah, Panen Ikan Islamic Center Tubaba Hasilkan Rp130 Juta Lebih

  • Bagikan
Penasehat Peremajaan Kolam Islamic Centre Tubaba, Paisol menyerahkan santunan kepada kaum duafa. Foto Yusuf AS/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID-Ikan di kolam Komplek Dunia-Akherat, Islamic Centre, Tulangbawang Barat (Tubaba) dipanen dan menghasilkan ikan sebanyak 8,163 ton.

Jumlah tersebut dipaparkan Ketua Pelaksana Kegiatan Peremajaan Kolam Islamic Center Tubaba, Saryo Hadi, saat rapat bersama penyampaian hasil peremajaan kolam di Masjid Baitus Shobur, Selasa (28/12/) malam.



Rapat juga dihadiri para penasihat Paisol S,H. Baharudin, MT, Restu MT, Nurul ST, Ustadz Ulil Absort, para tokoh masyarakat dan pemuda serta pengurus masjid.

“Alhamdulillah dari peremajaan Kolam Islamic Center Tubaba selama enam hari yang dilakukan secara berturut-turut sejak tanggal 20 Desember lalu, hari ini kita telah mendapatkan hasilnya sekaligus tasyakuran.”papar anggota Polres Tubaba ini.

Dipaparkannya, dari jumlah di atas terdiri dari ikan nila sebanyak 3,562 ton, ikan mas 622,4 kilogram, dan ikan patin 3,978 ton.

“Sehingga total pendapatan dari hasil penjualan ikan diperoleh Rp130,153 juta. Dari jumlah itu juga sebanyak Rp14,1 juta dikeluarkan untuk upah pemanenan, dan Rp1,8 juta untuk operasional kepanitiaan,” katanya.

Dengan demikian, kata dia, Total saldo sisa Rp114,253 juta telah diserahkan ke Karyawanto sebagai Bendahara Masjid Baitus Shobur.

Sisa saldo tersebut akan digunakan kembali untuk biaya normalisasi kolam. Seperti penyedotan lumpur, dan juga pembelian bibit ikan patin, ikan mas, jelabat dan gurame. “Setelah itu, barulah sisa saldo akan masuk kas Masjid Baitus Shobur,” katanya.

Terkait dengan normalisasi, akan dilakukan oleh dinas terkait, termasuk pembelian bibit ikan yang akan dimulai pada Januari-Februari 2022, karena tugas kepanitiaan hanya sampai di pemanenan saja.

“Semua hasil peremajaan panen ikan ini sudah kita laporkan kepada pemerintah kabupaten setempat, karena peremajaan ini merupakan hasil kesepakatan dan arahan dari Bapak Bupati Umar Ahmad setelah melihat keadaan kolam yang sudah harus dilakukan normalisasi,”terang Saryo.

Menurut Saryo ikan dijual sebagian kepada pemborong sekitar 3 ton. Dan sisanya dijual kepada masyarakat umum. Selain itu, juga ada yang dipilih khusus ikan mas dan ikan patin untuk pemijahan oleh Dinas Perikanan yang nantinya untuk kembali ditebar di kolam. “Jadi ikan di kolam ini tidak semua dipanen, melainkan sebatas pengurangan isi kolam saja. Sehingga kolam ini masih banyak ikan-ikan. Artinya ini masih hampir sama dengan sebelumnya,”jelas Saryo.

Paisol memperkirakan masih ada sekitar 4-5 ton lebih berbagai jenis ikan di kolam tersebut. Hal tersebut dimaksudkan untuk menjaga ikon Islamic Center Tubaba.

Dalam rapat sekaligus tasyakuran itu juga dilaksanakan pula pembagian 28 paket sembako beserta santunan kepada masyarakat kurang mampu di lingkungan sekitar Komplek Islamic Center. (fei/rnn/wdi)






  • Bagikan