Hamil 9 Bulan dalam Kondisi Lumpuh


radarlampung.co.id -Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Marwiyah (37), warga Desa Bumijaya, Kecamatan Candipuro sedang hamil 9 bulan dengan kondisi kaki lumpuh sejak enam tahun silam.

Diwawancarai Radar Lamsel (grup radarlampung.co.id) Marwiyah mengaku menggantungkan penghasilan ditangan Suratman (40) suaminya yang kesehariannya sebagai buruh tani.

“Lumpuh sejak enam tahun silam, saat ini sedang menantikan detik-detik kelahiran bayi. Soalnya sudah sembilan bulan,” kata dia saat disambangi di kediamannya yang sederhana, di Desa Bumijaya Kecamatan Candipuro, Senin (23/4).





Diakui, suaminya sudah jungkir balik untuk mengobati penyakit lumpuh yang dideritanya. Sebagai buruh tani yang pendapatannya tak menentu Marwiyah tak dapat berharap banyak.

“Sudah pernah dibawa ke dokter tapi ya begitu, belum ada perkembangan. Sementara kelumpuhan makin hari makin menjadi hingga kaki tak dapat digerakan lagi,” ucapnya.

Ibu dua orang anak ini mengaku kesulitan dengan kondisinya kini, ditengah kelumpuhan justru datang anugrah berupa kehamilan. Namun kekhawatiran Marwiyah tak dapat disembunyikan dari raut wajahnya yang harap-harap cemas.

“Bersama suami tinggal dengan orang tua, kalau ditanya khawatir tentu saja sangat khawatir,” sebut dia.

Masih kata Marwiyah, ditengah keterbatasannya itu ia berharap ada dermawan yang terketuk hatinya untuk membantu meringankan biaya persalinannya kelak. Sebab, menurut Marwiyah dirinya tak dapat melahirkan secara normal lantaran lumpuh.

“Nggak bisa lahiran secara normal, karena lumpuh. Sementara kartu BPJS yang ada ditangan tak dapat digunakan karena datanya berbeda,” sebut dia.

Sementara dari hasil pemeriksaan bidan desa, kondisi kandungan Marwiyah dalam keadaan sehat. Namun wanita lumpuh itu dianjurkan untuk melahirkan melalui operasi sesar.

Terpisah Camat Candipuro Wasidi membenarkan bahwa terdapat warganya yang tengah hamil sembilan bulan dan mengalami lumpuh. Itu dipastikan usai dirinya mendatangi rumah Marwiyah belum lama ini.

“Sudah kami sambangi ke kediamannya, karena itu juga merupakan pasien binaan UPT Puskesmas Candipuro. Bayi yang tengah dikandungnya adalah anak ketiganya,” ujar Wasidi.

Mantan Sekcam Sidomulyo ini mengaku sudah berkoordinasi dengan petugas medis untuk rutin memantau perkembangan. Sebab, kondisi lumpuh dan hamil ditambah keadaan miskin semacam ini yang mesti ditangani. (ver/rnn/gus)