Hanya Leasing Bereputasi Mampu Terapkan Kredit Kendaraan Tanpa DP

  • Bagikan
Dewan Penasehat Lampung Otomotif Dealer Assosiation (Ladeo), Heri Andrian.

radarlampung.co.id – Langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menerbitkan aturan baru kredit kendaraan bermotor bisa down payment (DP) Nol Persen mendapat tanggapan dari berbagai pihak.

Itu lantaran, kebijakan tersebut dianggap memberikan resiko tinggi bagi leasing karena konsumen dapat mencicil kendaraan bermotor tanpa membayar DP.

Dewan Penasehat Lampung Otomotif Dealer Assosiation (Ladeo), Heri Andrian menilai kebijakan tersebut tentunya semakin memudahkan masyarakat untuk bisa membeli kendaraan bermotor, baik motor maupun mobil.

Namun demikian, Heri juga menilai penerapan aturan tersebut akan membuat leasing semakin selektif untuk memilih customernya. “Segmennya tertentu dan leasingnya pasti selektif. Customer yang diberikan DP nol persen biasanya dilihat dari pendapatannya. Bagus atau tidak,” katanya kepada radarlampung.co.id, Selasa (15/1).

Baca Juga:   Rangkaian Pelantikan Pengurus Apindo Lampung Juga Diisi Baksos Donor Darah

Dia melanjutkan, selama ini juga ada beberapa leasing yang memberikan kelonggaran DP kepada customer yang dipercaya dengan reputasi baik.”Tapi dengan catatan, bisnisnya benar-benar bagus. Tidak bermasalah. Tidak bisa dipukul rata, kalau dilihat dari penghasilannya tidak mampu membayar angsuran, ya tidak bisa dikasih,” ujarnya.

Lebih jauh, President Indonesia Marketing Assosiation (IMA) chapter Bandarlampung tersebut menyatakan, pada dasarnya Ladeo mengganggap kebijakan OJK terkait DP nol persen bisa menjadi peluang untuk memperbesar pasar otomotif.

Menurut dia, dalam penerapan aturan tersebut, OJK juga sudah menerapkan sejumlah persyaratan untuk perusahaan pembiayaan yang menerapkan DP nol persen. Tak heran, bila nantinya hanya leasing dengan reputasi bagus yang bisa menerapkan ini.

Baca Juga:   Konsumsi Energi Listrik di Lampung Meningkat

“Memang tidak semuanya bakal senang dengan DP nol persen. Sebaliknya kalau bisa DP-nya 50 persen malah lebih bagus karena bunganya akan semakin lebih kecil,” pungkasnya.

Diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan aturan baru tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan yang mengatur kendaraan bermotor bisa down payment (DP) 0 persen. Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan OJK Nomor 35/POJK.05/2018, tertanggal 27 Desember 2018. (ega/kyd)



  • Bagikan