Harapan Petani di Tubaba : Harga Gabah Tetap Stabil 

  • Bagikan
Para petani di Tubaba berharap harga gabah tetap stabil di pertengahan panen. Foto Dedi S/radartuba

RADARLAMPUNG.CO.ID-Para petani padi di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat dapat berupaya mengendalikan serta menjaga stabilitas harga gabah hasil panen petani pada musim ini. Sebab biasanya, belum genap satu bulan musim panen, harga gabah basah atau gabah kering panen di tingkat petani turun 15% -20% dari harga awal.

“Kalau awal panen memang cukup tinggi, tapi mulai pertengahan sampai mendekati masa akhir panen pasti semakin turun harganya. Setiap musim memang seperti itu mas, jadi memang bukan hal baru lagi,”ungkap Sarno (44), petani di Kecamatan Tulang Bawang Udik (14/3) .


Sebagai petani, sebenarnya mereka berharap harga gabah bisa stabil, karena musim panen ini adalah waktu yang sangat dinanti sebagai sumber penghasilan.”Kalau harganya bagus, pendapatan petani pasti meningkat, bahkan sebagian hasilnya kemungkinan bisa disisihkan untuk kebutuhan lainnya atau disimpan,”tambah Ediyanto (45) sambung warga lainnya.

Baca Juga:   BIN Bagikan 7,5 Ribu Dosis, Vaksinasi untuk Siswa dan Warga Digelar di Tubaba

Namun tidak ada pilihan lain, para petani tidak bisa berbuat apa-apa meskipun harga gabah turun, dan akhirnya akan tetap menjual hasil panennya.”Kalau tidak dijual bagaimana Mas, kan panen seperti ini memang sudah ditunggu-tunggu. Jika tidak dijual, bagaimana mencukupi kebutuhan lainnya. Walau harganya rendah ya terpaksa kami jual, sebagian bahkan semua,”cetus Mardi (35), yang juga petani di daerah tersebut.

Para petani berharap, pemerintah dapat memberikan solusi, dengan berupaya mengendalikan stabilitas harga gabah. Dengan begitu, penghasilan para petani dapat meningkat dan kondisi mereka diharapkan dapat lebih sejahtera lagi.”Yang jelas, harus ada solusi dari pemerintah atau instansi terkait. Kami berharap, harga gabah setiap musimnya bisa lebih baik lagi. Paling tidak harganya dapat tetap stabil selama musim panen,”tandasnya.

Baca Juga:   100 Peserta dan 15 Regu Ikut STQ Ke-2 Tubaba

Berdasarkan pantauan di lapangan, harga gabah basah atau gabah kering panen di awal musim panen rendeng ini sempat mencapai Rp4.200 per kilogram, tapi di pertengahan musim panen saat ini sudah berkisar antara Rp3.500-Rp3.800 per kilogram, itupun menyesuaikan dengan kualitas padi yang dihasilkan. Sementara harga beras, ada di kisaran Rp8.500-Rp9.500 per kilogram,  menyesuaikan dengan jenis dan kualitasnya. (fei/rnn/wdi)




  • Bagikan