Harapkan Korban Pencabulan di Kotaagung Dapat Pendampingan

  • Bagikan
ilustrasi/foto www.liputan6.com

RADARLAMPUNG.CO.ID – Anggota DPRD Tanggamus dari Fraksi Partai NasDem Febrio Martha Mustafa meminta dinas atau lembaga terkait melakukan pendampingan terhadap tujuh anak di Kecamatan Kotaagung yang diduga menjadi korban pencabulan oleh oknum guru ngaji.

Febrio menilai bahwa Tanggamus saat ini bisa dikatakan darurat pencabulan terhadap anak. Sebab sebelum peristiwa di Kecamatan Kotaagung terungkap, kasus serupa juga terjadi di Kelumbayan. Korbannya para santri perempuan.


“Saya minta pihak terkait untuk melakukan pendampingan dan trauma healing atau penyembuhan pasca trauma sehingga para korban dapat terus melanjutkan hidup tanpa bayang-bayang kejadian tersebut,” kata Febrio.

Ketua Komisi IV DPRD Tanggamus ini juga meminta aparat penegak hukum, untuk dapat memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku pencabulan. Apalagi ia seorang guru ngaji yang seharusnya memberikan suri teladan kepada para murid ataupun santrinya.

Baca Juga:   Polisi Amankan Tersangka Pencuri Pipa Besi PT PGE

“Harus diberi hukuman yang berat sesuai dengan perbuatannya,” tegasnya.

Pada bagian lain, Pusat Pencegahan Terpadu Permasalah Perempuan dan Anak (P2TP2A) Tanggamus bersama UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menyatakan akan mendampingi para korban pencabulan.

“Terhadap korban, kami lakukan pendampingan psikologis. Trauma pasca kejadian pasti ada. Maka dari itu perlu dilakukan pendampingan,” kata Ketua P2TP2A Tanggamus Ratnawiyah.





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan