Harga Pertamax, Dex dan Biosolar Naik, Masyarakat Lampung Menjerit

  • Bagikan

Radarlampung.co.id – PT Pertamina (Persero) naikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU, khususnya Pertamax Series dan Dex Series, serta Biosolar non PSO masyarakat kembali berteriak kebingungan.

Mulai hari ini dan berlaku di seluruh Indonesia pukul 11.00 WIB salah satu alasan penyebabnya karena tersandung inflasi.

Anang (43), warga Lampung menyayangkan kenaikan harga tersebut, karena menurutnya tidak ada berita pemberitahuan awal mengenai kenaikan beberapa jenis bahan bakar tersebut.

“Kita kan pengendara motor mbak, sekarang kan harga BBM biasa memang normal tapi kan langka stoknya, jadi beralih ke pertamax untuk mengakalinya sekarang kalo naik juga yah kita juga sangat merasakan bingungnya nanti,” ujar Anang di SPBU Teuku Umar, Rabu (10/10).

Baca Juga:   Lambar Raih WTP Ke-11, Parosil: Ini Keberhasilan Bersama

Sementara itu PT Pertamina (Persero) mengeluarkan press rilis melalui Region Manager Communication & CSR Sumbagsel Taufik Rachman mengatakan Penyesuaian harga BBM jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Biosolar Non PSO merupakan dampak dari harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik dimana saat ini harga minyak dunia rata-rata menembus 80 dolar per barel.

“Itu semua karena kurs dolar yang tinggi jadi kita melakukan penyesuaian harga dan ini kan non subsidi mengikuti mekanisme pasar sehingga berpengaruh dengan harga pertamax,” katanya kepada Radarlampung.co.id via telepon.





  • Bagikan