Hari Pertama, 115 Peserta SKD CPNS Lamtim Langsung Gugur

  • Bagikan
Bupati Lamtim didampingi Kepala BKPPD memantau SKD CPNS melalui CCTV. Foto Dok. BKPPD Lamtim
Bupati Lamtim didampingi Kepala BKPPD memantau SKD CPNS melalui CCTV. Foto Dok. BKPPD Lamtim

Radarlampung.co.id – Para pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mulai mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD).

Kepala  Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Lamtim M. Ridwan menjelaskan, SKD dilaksanakan mulai 20 hingga 24 Oktober 2021 di Itera Bandarlampung.


Untuk hari pertama, total peserta SKD yang terdaftar  sebanyak 1.200 yang terbagi dalam 3 sesi. Setiap sesi, 400 peserta. Namun, dari 1.200 peserta di hari pertama, yang tidak hadir sebanyak 115. Rinciannya, sesi 1 tidak hadir 40, sesi 2 (33) dan sesi 3 (42).

“Bagi yang tidak hadir maka secara otomatis  dinyatakan gugur,” jelas M. Ridwan mewakili Ketua Pantia Seleksi CPNS Lamtim M. Jusuf.

Baca Juga:   Payung Hukum Retribusi IMB Bakal Diganti Perda Persetujuan Bangunan Gedung

Ia menambahkan, pada SKD hari pertama mendapat pemantauan langsung dari Bupati Lamtim M. Dawam Rahardjo, Asisten III Wan Ruslan Abdul Gani, Inspektur Inspektorat Tarmizi dan jajaran.

Selain itu, pelaksanaan SKD juga mendapat pengawasan langsung tim dari BKN yang dipimpin Suharyanti. “Bupati berharap, seleksi CPNS ini menghasilkan pegawai yang berkualitas dan profesional,” imbuh M. Ridwan.

Diketahui, seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi pelamar CPNS Kabupaten Lampung Timur dilaksanakan Oktober 2021.

Ketua Panitia Seleksi CPNS Kabupaten Lampung Timur M. Jusuf menjelaskan, total calon peserta SKD sebanyak 5.745.

Dari jumlah tersebut  sebanyak 5.171 rencananya mengikuti SKD di Itera Bandarlampung. Sedangkan, 574 rencananya mengikuti SKD berdasarkan pilihan domisili pelamar.

Baca Juga:   Lamtim Masih Terapkan PTM Terbatas

Dari 574 pelamar tersebut, 1 di antaranya akan mengikuti SKD di luar negeri yaitu Konsulat Jendral RI di Kucing Malaysia. Sementara, 573 lainnya mengikuti SKD tersebar di wilayah Indonesia. Antara lain, Surabaya Jawa Timur, Bandung Jawa Barat, DKI Jakarta, Serang Banten, Padang Sumatra Barat, Semarang Jawa Tengah, Makasar Sulawesi Selatan, dan Pontianak Kalimantan Barat. (wid/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan