Hari Pertama, Warga Bingung, Lokasi Pelayanan IGD RSUDAM Dipindah

  • Bagikan
Pelayanan IGD Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hi. Abdul Moeloek dipindahkan sementara ke gedung Mahan Nunyai. FOTO MELIDA ROHLITA/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Hari pertama perpindahan lokasi pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Rumah Sakit Daerah Umum Abdul Moeloek (RSUDAM), diwarnai kebingungan pasien, Kamis (10/12).

Berdasar pantauan Radarlampung.co.id, terlihat beberapa keluarga pasien menunggu di gedung Mahan Nunyai. Sedang gedung IGD ditutup dan terdapat petugas yang mengarahkan pemindahan tersebut.


Ujang Kusuma (37), warga Telukbetung Timur (TbT), Bandarlampung mengaku cukup kebingungan saat akan mengantarkan adiknya berobat ke rumah sakit itu.

“Baru tahu (perpindahan layanan). Jadi lumayan bingung. Kan, biasanya di situ (IGD, Red). Trus diarahkan ke Mahan Nunyai,” kata Ujang.

Menurut dia, pada saat itu sang adik bisa langsung ditangani oleh dokter. “Abis itu langsung bisa masuk. Adik saya tiba-tiba nggak sadar. Makanya dibawa ke rumah sakit,” sebut dia.

Baca Juga:   Bakso Son Haji Sony dan Pemkot Gagal Bertemu Hari Ini

Sementara Kabag Humas RSUDAM Ratna Dewi Ria mengatakan, hari pertama memang masih melakukan adaptasi. Namun untuk kondisi kedaruratan akan segera dilayani.

“Kita hanya melayani kegawatdaruratan  pasien covid-19. Pasien umum yang dengan keadaan gawat darurat, jika sudah datang ke IGD, kita tetap terima. Untuk penyakit lain, diutamakan kasus-kasus sub spesialistik,” urainya. (mel/ais)




  • Bagikan