Hasil Rapat Satgas Covid-19 Tanggamus, Seluruh Kegiatan Pengumpulan Massa Dibatasi!

  • Bagikan
Ketua Satgas Covid-19 Tanggamus Dewi Handajani memimpin rapat Satgas Percepatan Penanganan Covid-19  dirupatama, Kamis (29/4). Dalam rapat diputuskan bahwa salat Idul Fitri di rumah masing-masing dan tempat wisata ditutup sementara. FOTO RNN

RADARLAMPUNG.CO.ID – Masyarakat Tanggamus diminta untuk melaksanakan ibadah salat Idul Fitri di rumah masing-masing. Tidak di masjid atau lapangan.

Hal tersebut diputuskan dalam rapat Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tanggamus yang digelar dirupatama sekretariat kabupaten, Kamis (29/4).


Rapat dipimpin langsung Bupati Dewi Handajani yang juga Ketua Satgas Covid-19 Tanggamus. Turut hadir Wakil Bupati AM. Syafi’i, Kapolres AKBP Oni Prasetya, Dandim 0424/TGM Letkol Inf. Arman Aris Sallo, Kajari David P. Duarsa, Plh. Sekkab Sukisno, para asisten, kepala OPD, Ketua MUI Tanggamus KH A. Wahid Zamas dan sejumlah ormas keagamaan.

Dewi Handajani mengatakan, keputusan meniadakan salat Idul Fitri di lapangan dan rumah ibadah menindaklajuti hasil rapat koordinasi (rakor) Satgas Covid-19 Provinsi Lampung beberapa hari lalu.

Baca Juga:   Pemprov Lampung Anggarkan Bantuan Anak Korban Pandemi Covid-19 di APBD 2022

“Jadi kami, seluruh kepala daerah dan jajaran Forkopimda bersepakat bahwa salat Idul Fitri 1442 Hijriah dilakukan di rumah masing-masing,” kata Dewi Handajani.

Dewi menegaskan, pemkab tidak melarang pelaksanaan ibadahnya. Tapi hanya tempatnya saja yang berpindah. Dari lapangan atau rumah ibadah, ke rumah masing-masing.

“Ini demi kebaikan kita bersama. Karena kasus Covid-19 trennya terus meningkat dan Lampung termasuk provinsi yang menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM),” tegasnya.




  • Bagikan