Hasil Wawancara Peserta Lelang Jabatan Lamtim Masih Dikoordinasikan dengan KASN

  • Bagikan
Sekretaris Kabupaten Lamtim M. Jusuf. Foto Dwi/Radarlampung.co.id
Sekretaris Kabupaten Lamtim M. Jusuf. Foto Dwi/Radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id – Seleksi terbuka (lelang) jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur memasuki tahap akhir.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) lelang jabatan Lamtim M. Jusuf menjelaskan, seluruh tahapan sekeksi JPTP telah dilaksanakan. Yaitu, pada tahap pendaftaran ada 12 pelamar.


Kemudian, dari hasil seleksi administrasi yang dinyatakan lulus 7. Yaitu, 4 pelamar sebagai calon Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), serta 3 sebagai calon Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Para pelamar yang dinyatakan lulus tersebut kemudian mengikuti uji kompetensi, Jumat (17/9). Hasilnya, ke 7 pelamar itu dinyatakan lulus dan mengikuti tahap wawancara, Selasa (21/9) lalu.

Baca Juga:   Bupati Lamtim Apresiasi Peran Ponpes Dalam Pencegahan Covid-19

“Wawancara itu untuk memilih 3 besar dari masing kepala organisasi perangkat daerah yang dilelang,” jelasnya.

Ditambahkan, saat ini hasil wawancara masih dikoordinasikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Setelah itu, diserahkan kepada Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Tahap selanjutnya, bupati akan menetapkan salah 1 dari 3 pelamar untuk masing-masing kepala OPD yang dilelang.

“Mengenai siapa yang akan ditetapkan merupakan hak preogratif bupati,” terang M. Jusuf yang juga menjabat Sekretaris Kabupaten Lamtim.

Diketahui, sebanyak 7 peserta telah mengikuti tahap uji kompetensi yang digelar, Jumat (17/9) lalu.

Dari 7 peserta lelang jabatan itu, 4 di antaranya untuk posisi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Masing-masing, Marsan, Suprapto, Tabrani Hasyim dan Hasan Fauzi.

Baca Juga:   Warga Terdampak Bendungan Marga Tiga Mulai Terima Ganti Rugi

Kemudian 3 lagi untuk posisi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Masing-masing, Edi Saputra, Sukartono dan Noviansyah Adzany Akbar. (wid/sur)




  • Bagikan