Hem… Anak-Anak Jadi Pak Ogah, Apa Kata Dissos?

  • Bagikan
Kepala Dissos Bandarlampung Ir. Tole Dailani. Foto Aprohan Saputra/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Terkait maraknya Pak Ogah anak-anak, Dinas Sosial (Dissos) Bandarlampung minta semua pihak terlibat.

Kepala Dissos Bandarlampung Ir. Tole Dailani mengatakan hal tersebut sudah sepatutnya menjadi tugas bersama dalam melakukan upaya sosialisasi.

Peran orang tua juga menjadi hal yang paling utama dalam hal tersebut. Sehingga dirinya mengimbau kepada orang tua untuk menjaga anak-anak mereka.

“Semuanya berperan dalam menjalankan tupoksinya, Pol PP yang melaksanakan tupoksi penangkapan, Dissos melakukan pendekatan secara personal,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (29/8).

Sejauh ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Banpol PP Bandarlampung untuk melakukan sosialisasi. “Ketika mereka ditangkap, orang tuanya kita panggil dan diberi pemahaman,” ujarnya.

Baca Juga:   Perihal PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Tunggu Inmedagri dan Ingub

Menurutnya, tidak ada alasan anak-anak di Bandarlampung harus meninggalkan pendidikan bangku sekolah, karena semua sekolah sudah gratis.

“Dampak sekolah Biling sangat luar biasa, karena pengurangan anak-anak tidak sekolah turun secara signifikan. Tahun lalu kita bahkan menerima penghargaan penanganan anak jalanan dari Kemensos RI,” jelasnya.

Selain itu katanya, peran masyarakat dalam memberangus Pak Ogah juga sangat penting, dengan cara tidak memberikan sepeser pun uang kepada Pak Ogah.

“Masyarakat juga jangan kasih mereka uang sepeser pun. Inikan karena mereka sering dikasih, coba kalau mereka engga dikasih. Pasti pak ogah itu engga bakal ada lagi,” ujarnya. (apr/sur)




  • Bagikan