Hendak Dipolisikan, Andi Surya Siap Lapor Bareskrim

  • Bagikan

radarlampung.co.id –Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Andi Surya menanggapi rencana Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mempolisikan dirinya. Rencana itu mengemuka buntut dari komentar Andi terkait dugaan pelecehan seksual oknum dosen SH.

Andi Surya menjelaskan, saat itu dimintai tanggapan  terkait pernyataan yang muncul bahwa sudah tiga kali dalam tiga tahun terakhir terjadi pelecehan seksual di UIN.

“Bahwa jika benar info Een Riansah maka berarti UIN dijadikan sarang maksiat oleh oknum Dosen karena disebutkan olehnya terjadi 3 kali dalam 3 tahun terakhir yang artinya ada perbuatan asusila yang berulang kali. Karenanya coba di baca dan dipahami kalimat secara utuh jangan dipenggal atau dipotong,” ucap Andi Surya, dalam keterangan pers yang diterima radarlampung.co.id, rabu (16/1).

Dirinya melanjutkan, sebagai Anggota DPD RI diminta tanggapan tentu harus  berpendapat soal dugaan tindak asusila di kampus berbasis agama yang nota bene milik negara. “Dan berada dalam lingkup tugas konstitusi pengawasan saya sebagai anggota parlemen asal Lampung, jelas Andi Surya.

Baca Juga:   Tok! Advokat David Sihombing dan Kliennya Divonis 2,5 Tahun Penjara

Menurutnya, kewenangan dan hak konstitusional mengkritisi ketidakadilan dan menyampaikan ke khalayak dan aparat hukum dimiliki oleh dirinya. Terlebih dugaan pelecehan seksual tersebut, lanjutnya, terjadi di daerah pemilihannya. “Kewenangan konstitusional ini dijamin oleh UUD45 dan UU MD3, jadi saya tidak sembarangan membuat pernyataan,” katanya.

Dirinya menyatakan dugaan pelecehan seksual itu diduga dilakukan oknum dosen. Bukan oknum IKAN UIN atau oknum mahasiswa. “Seyogyanya IKA UIN dan mahasiswa UIN ikut mendukung pernyataan saya agar proses hukum bisa berjalan terhadap terduga pelaku pelecehan seksual,” katanya.

Perlu dipahami, lanjut Andi, ,mahasiswi yang diduga menjadi korban pelecehan juga bagian dari keluarga besar UIN. Dan saat ini tengah menuntut keadilan.

“Karenanya untuk membuktikan semua kebenaran mari sama-sama kita kawal masalah ini, bukan justru mengkriminalisasi saya ke polisi dan mengaitkan dengan pemilihan DPD RI April 2019. Sebagai anggota parlemen tentu saya harus menjalankan fungsi pengawasan yang dijamin konstitusi,” jelas Andi Surya.

Baca Juga:   Perkara Korupsi DAK Tuba, Saksi Sebut Diperintah Pungut 12,5 Persen dari Sekolah

Dirinya menerangkan, anggota parlemen memiliki hak imunitas yang dilindungi UUD45 dan UU MD3. “Anggota DPD RI tidak dapat dituntut di depan pengadilan karena pernyataan, pertanyaan, dan/atau pendapat yang dikemukakannya baik secara lisan maupun tertulis di dalam rapat DPD ataupun di luar rapat DPD yang berkaitan dengan fungsi serta wewenang dan tugas DPD,” urai Andi Surya.

Jika IKA UIN RIL hendak mempolisikannya, maka Andi juga berencana melakukan hal yang sama. “Yaitu dengan dugaan menghalang-halangi tugas, hak, kewenangan dan kehormatan konstitusional saya sebagai Anggota Parlemen maka saya akan lapor ke Bareskrim Polri,” katanya.

Terpilih atau tidak sebagai Senator DPD RI, lanju Andi adalah urusan rakyat yang memilihnya kelak. “Dan saya percayakan ketentuan Allah SWT,” tutupnya. (rls/wdi)




  • Bagikan