Hendak Pergi Cari Rumput, Pria Paro Baya Tewas Tenggelam

  • Bagikan
Aparat Polsek Gedungaji melakukan identifikasi mayat warga yang tenggelam di sungai Pidada. FOTO DOK. POLSEK GEDUNGAJI

RADARLAMPUNG.CO.ID – Nasib nahas menimpa Saenang (50), warga Kampung Aji Jaya KNPI, Kecamatan Gedungaji, Kabupaten Tulangbawang. Niat hati mencari rumput untuk pakan ternak, Saenang malah tewas tenggelam di sungai Pidada Kampung Aji Permai Talang Buah, Kecamatan Gedungaji.

Kapolsek Gedungaji Iptu Suhardi mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro mengatakan, korban Saenang ditemukan meninggal dunia pada Rabu (15/4), sekira pukul 20.30 WIB di sungai Pidada.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat hilang beberapa saat dan dicari oleh warga setempat.

Awalnya, korban mencari rumput menggunakan perahu sampan miliknya sekira pukul 15.30 WIB. Namun sampai sekira pukul 18.00 WIB, korban tak kunjung pulang.

Baca Juga:   Buka Lima Gerai, Polres Tuba Vaksin 1.558 Orang

Karena khawatir, pihak keluarga menghubungi rekan korban Siswanto (38) dan Wiwit (37) untuk meminta tolong mencari korban di sungai Pidana.

Keduanya pun mencari Saenang, setelah sampai di pinggir sungai, mereka melihat sepeda motor korban terparkir di tempat biasa menyandarkan perahu sampannya.

Namun, hingga malam tiba kedua rekan korban tak kunjung menemukannya. Sekira pukul 19.30 WIB, aparat Polsek Gedungaji mendapatkan informasi tentang peristiwa tersebut.

Bersama 30 orang warga setempat, aparat kepolisian mencari korban menyusuri sungai Pidada menggunakan perahu.

“Akhirnya pencarian kami dan warga membuahkan hasil. Sekira pukul 21.30 WIB korban berhasil ditemukan dalam keadaan sudah MD (meninggal dunia) dengan posisi tubuh tersangkut di jaring ikan milik nelayan,” kata Iptu Suhardi kepada, radarlampung.co.id, Jumat (17/4).

Baca Juga:   Pesan Kapolres, Laksanakan Tugas dan Penegakan Hukum Dengan Humanis!

Mayat korban lalu dibawa ke rumah duka. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan disimpulkan penyebab korban tewas karena tenggalam.

Pihak keluarga korban juga telah menerima peristiwa ini sebagai sebuah musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. (nal/sur)




  • Bagikan