Herman HN: Aksi Penolakan Warga Pasar Griya Diduga Ditunggangi

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Walikota Bandarlampung Herman HN menegaskan, bahwa lahan di Pasar Griya Sukarame tersebut milik Pemerintah Kota Bandarlampung, ia juga mempertanyakan mengapa warga menolak dievakuasi.

“Lahan itu milik Pemerintah Kota Bandarlampung, jadi kenapa mereka menolak, itukan bukan milik mereka. Jadi mereka harus taat aturan dan undang-undang,” ujar Herman, Selasa, (24/7).

Menurut Herman, pihaknya sudah beberapa kali mengajukan surat kepada warga yang menempati lahan tersebut. “Kami sudah kasih surat satu, dua dan tiga kali, tapi mereka minta tunda satu bulan, inikan sudah ditunggangin, ya silakan aja tunggangin tidak ada masalah,” paparnya.

Dia juga mempersilakan, untuk warga pindah ke rumah susun yang telah disediakan Pemeriksaan Kota Bandarlampung.

Baca Juga:   BKPL Peduli kepada Warga Terdampak PPKM Darurat

“Kan ada Rusunawa sebanyak 15, kalau mereka mau pindah, pindah saja sana. Itu kita fasilitasi. Tapi kalau ada mau menunggangi tunggangi saja sana. Saya tidak akan gentar,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota Bandarlampung kembali melaksanakan penggusuran Kampung Pasar Griya, Sukarame Bandarlampung, Selasa, (24/7).

Dalam aksi penggusuran tahan dua ini, kembali warga dan aktivis mahasiswa menghadang kerumunan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Bandarlampung. Aksi saling pukul pun terjadi antara massa dan petugas. (ndi/ang)




  • Bagikan