Hiburan Organ Tunggal di Lamteng Tidak Dilarang, Tapi…

  • Bagikan
Rapat koordinasi antara Polres Lampung Tengah dengan pengusaha organ tunggal, Sabtu (22/5). Dalam kegiatan yang juga dihadiri unsur pemkab, disepakati hiburan musik bisa berlangsung dengan sejumlah persyaratan ketat. FOTO HUMAS POLRES LAMPUNG TENGAH

RADARLAMPUNG.CO.ID – Polres Lampung Tengah menggelar rapat koordinasi dengan 55 perwakilan pengusaha hiburan organ tunggal, Sabtu (22/5). Ini terkait digelarnya hiburan tersebut dalam masa pandemi virus Corona.

Dalam pertemuan tersebut Wakapolres Lamteng Kompol Suparman menyatakan, hiburan organ tunggal tidak dilarang. Namun harus menerapkan protokol kesehatan ketat.


“Jangan sampai adanya hiburan organ tunggal menimbulkan kluster baru Covid-19. Kita harus menjaga kesehatan kita masing-masing dan keluarga,” tegas Suparman.

Suparman yang didampingi Kasatintelkam AKP Edi Kurniawan dan Kasatreskrim AKP Edi Qorinas menegaskan, jika ada yang melanggar protokol kesehatan, sanksinya sudah jelas.

“Apabila melanggar prokes, ada sanksi hukumnya. Karena itu, kami minta betul kerja samanya kepada seluruh pemilik usaha organ tunggal. Mari kita cegah penyebaran Covid-19 di Lamteng. Ini bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI, Polri dan Pemkab Lamteng. Masyarakat juga sangat berperan dalam pencegahan penyebaran Covid-19,” kata dia.

Baca Juga:   Ada Tiga Daerah di Lampung Terdeteksi Titik Panas

Sementara Sekretaris Kabupaten Lamteng Nirlan yang hadir juga menegaskan hiburan organ tunggal tidak dilarang.

“Jika melanggar, ada sanksinya sesuai peraturan daerah. Ingat, Lamteng ini masih zona oranye. Kasus Covid-19 terus bertambah,” kata Nirlan.




  • Bagikan