Hidupkan Tradisi Lokal lewat Haul Gus Dur

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kelompok Studi Kader (Klasika) bakal menggelar haul Gus Dur ke-11 bertajuk Menyemai Tradisi, Menuai Arti. Melalui tema tersebut, Klasika berupaya untuk menghidupkan kembali tradisi lokal di Bandarlampung.

Pendiri Klasika Chepry Chaeruman Hutabarat mengatakan, saat ini tradisi lokal telah terkikis oleh modernitas. Budaya tradisional acapkali dianggap kuno oleh sebagian masyarakat.


Padahal, tradisi merupakan identitas kelompok masyarakat yang memberikan ikatan emosional. Tradisi lokal memiliki peran besar dalam membentuk peradaban sebuah bangsa.

“Gus Dur telah memberikan teladan kepada kita semua. Membangun kekuatan masyarakat dengan merawat budaya dan tradisi,” kata Chepry, Jumat (15/1).

Ditambahkan Direktur Klasika Ahmad Mufid, agenda tersebut dibagi menjadi sejumlah rangkaian. Antara lain tanggal 17, 23, 24, dan 28 Januari mendatang.

Baca Juga:   Pemkot Bandarlampung Anggarkan Rp60 Miliar untuk Pembiayaan Pokok Utang

Pihaknya juga akan menghadirkan empat budayawan yang hingga saat ini konsisten menjaga tradisi. Meraka adalah Mamak Lawok, Johansyah, Supirman dan Humaidi Abbas.

“Acara ini diharapkan bisa menghidupkan kembali tradisi lokal di masyarakat di tengah kencangnya arus modernisasi saat ini,” tandasnya.

Kegiatan ini akan diadakan di rumah Ideologi Klasika, Jalan Sentot Alibasa, Waydadi, Sukarame, Bandarlampung. (mel/ais)

 




  • Bagikan