Hmm.., Napi Ini Kabur Gegara Takut Istri Diambil Orang

  • Bagikan
FOTO DOK. LAPAS GUNUNGSUGIH

RADARLAMPUNG.CO.ID – Upaya serius Lapas Kelas IIB Gunungsugih, Lampung Tengah, memburu narapidana kabur membuahkan hasil. Iwan Winata, warga Kampung Srimulya Jaya, Kecamatan Seputihsurabaya, berhasil ditangkap. Di indekos istrinya. Di Taman Sari, Jakarta Barat, Kamis (25/2) sekitar pukul 13.00 WIB.

Informasi tersebut dibenarkan Kalapas Kelas IIB Gunungsugih Denial Arif. “Iya. Ini masih dalam perjalanan pulang,” katanya via WhatsApp.

Daniel menyatakan, sebelumnya petugas lebih dulu mengamankan istri Iwan yang sedang bekerja. Kemudian istrinya diajak menunjukkan tempat indekosnya. “Tersangka ditangkap saat sedang tidur-tiduran di indekos,” ujarnya.

Yang menggelitik, alasan Iwan kabur menurut Denial lantaran takut istrinya diambil orang. “Takut istrinya diambil orang. Tersangka cemburuan. Katanya juga ada masalah keluarga,” ungkapnya.

Baca Juga:   Sudah 56 Orang/Perusahaan Bayar Pajak via Aplikasi Berjaya Tax

Hingga berita ini ditulis, napi yang ditangkap belum juga tiba di Lapas Kelas IIB Gunungsugih.

Sebelumnya diberitakan, satu narapidana yang bekerja (tamping) untuk pertanian di Lapas Kelas IIB Gunungsugih, Lampung Tengah, dikabarkan kabur, Selasa (23/2) sekitar pukul 10.00 WIB. Yakni Iwan Winata, warga Kampung Srimulya Jaya, Kecamatan Seputihsurabaya, Lamteng.

Narapidana kasus curat yang divonis 1 tahun 8 bulan dan sisa pidananya 1 tahun 1 bulan 26 hari lagi ini kabur memanfaatkan kelengahan petugas lapas. Hal ini dibenarkan Kalapas Kelas IIB Gunungsugih Denial Arif.

Baca Juga:   Lumbung Daging, Lamteng Selalu Jadi Terbaik Kedua dalam Prestasi

“Iya. Itu statusnya napi yang bekerja di luar pagar untuk pertanian. Hukuman 1 tahun 8 bulan dalam kasus pencurian,” katanya.

Ketika bekerja di luar lapas, kata Denial, dikawal pegawai lapas. “Saat bekerja di luar dikawal sama pegawai. Dia (napi, Red) memanfaatkan kelengahan pegawai. Kami lagi tahap pencarian. Minta doanya,” ujarnya.

Dalam catatan radarlampung.co.id, napi kabur dari Lapas Kelas IIB Gunungsugih sering kali terjadi. Pada Jumat (1/7/2016) sekitar pukul 09.00 WIB, tahanan atas nama Sulaiman Djafar, warga Meunasah Drang, Muarabatu, Aceh Utara, yang dititipkan Polres Lamteng dalam kasus narkoba juga kabur Sulaiman Djafar ditangkap membawa sabu-sabu seberat 1 kg. Sulaiman kabur diduga melewati tembok lapaa yang roboh ketika itu dan hanya dipagar sementara dengan bambu. Namun hingga kini tak tahu rimbanya.

Baca Juga:   Sukseskan Sikomandan 2021, Peternak Rakyat Disasar

Pada Selasa (19/4/2016), napi kasus curat juga kabur dari Lapas Kelas IIB Gunungsugih. Yakni Ahmad Soleh, warga Kecamatan Rumbia. Namun sehari kemudian berhasil ditangkap kembali sekitar pukul 24.00 WIB. Napi yang divonis 1,4 tahun ini ditangkap warga di Balai Kampung Sanggarbuana, Kecamatan Seputihbanyak, karena gerak-geriknya mencurigakan. (sya/sur)



  • Bagikan



Diduga Bunuh Diri, Pemuda Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Lampung Barat Diguncang Gempa Tektonik Bejat! Paman Cabuli Keponakan Hingga Hamil Delapan Bulan