Hore! Besok THR Pemprov Cair

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Pemda termasuk Pemprov Lampung diminta mulai mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) mulai Juni ini.

Hal tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) no 54/PMK.05/2018 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pemberian THR dalam Tahun Anggadan 2018 kepada PNS, Prajurit TNI, Anggota POLRI, Pejabat Negara, Penerima Pensiun dan Penerima Tunjangan.

Pembayaran di Juni ini, tertuang dalam pasal 15 yang berisikan THR yang bekerja pada pemerintah daerah Gubernur-Wakil Gubernur, Bupati-Wakil Bupati, Walikota-Wakil Walikota, dan Anggota DPRD dibayarkan bulan Juni.

Dan di Pasal 3 PP 19 tahun 2018 untuk PNS, besaran THR yang diterima adalah besaran penghasilan di bulan Mei 2018. Penghasilan yang dimaksud adalah Gaji Pokok, Tunjangan Keluarga, Tunjangan Jabatan/Tunjangan Umum dan Tunjangan Kinerja.

Menyikapi hal ini, Plt. Sekprov Lampung Hamartoni Ahadis menyatakan kesiapan Pemprov untuk membayarkan THR mulai Senin (4/6) mendatang. Sementara untuk gaji 13 akan dibayarkan kepada 17011 PNS di lingkungan Pemprov Lampung pada awal Juli.

Baca Juga:   RS Darurat Asrama Haji Rajabasa Siap Digunakan Pekan Depan

“Sudah siap kok. Senin mulai kita cairkan,” ujarnya saat dikonfirmasi Radar Lampung.

Sementara itu, Kabid Anggaran, Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan mengatakan, unsur THR secara umum sama dengan tahun lalu. Hanya saja, ditambah dengan tambahan penghasilan yang biasa disebut dengan tunjangan kinerja (Tukin).

“Ya bedanya hanya ditambah Tukin saja tahun ini. Untuk Tunjangan Umum dan Tunjangan Jabatan itu satu kok,” jelasnya.

Dipaparkan dia, pagu anggaran yang disediakan untuk THR ini adalah sebesar Rp 92,5 miliar. Terdiri dari tunjangan umum+Gaji pokok sebesar Rp 78 miliar ditambah Tambahan penghasilan atau Tukin sebesar Rp 14,5 miliar.

Dipaparkan dia, untuk tunjangan umum besaranya sama dengan gaji pokok PNS tersebut. Sementara untuk tunjangan jabatan, merujuk kepada Perpres 26 tahun 2017 tentang Tunjangan Jabatan Struktural, untuk Eselon II a Rp 3.250.000; Eselon II b Rp 2.025.000;  Eselon III  Rp 1.260.000; Eselon III b Rp 980.000.

Baca Juga:   Pro Kontra, Soal Surat Edaran Kades Terkait Penanganan Jenazah Pasien Covid-19

Sementara, untuk Tunjangan Kinerja atau tambahan penghasilan, berdasarkan Pergub 8 Tahun 2017 untuk Eselon II maksimal Rp 20 juta, dan terendah untuk golongan I a fungsional sebesar Rp 500 ribu.

Untuk tunjangan Keluarga, merujuk kepada UU no 22 tahun 2013 dan PP no 34 tahun 2014, yang termasuk tunjangan keluarga, ada dua yakni untuk tunjangan suami/istri dan tunjangan anak. (abd/ynk)




  • Bagikan