HUT ke-3, Slanik Bagikan 2.000 Tiket Masuk

  • Bagikan
Owner Slanik Waterpark Selamet Junaidi (batik hitam) saat pemotongan tumpeng dalam acara HUT ke-3 Slanik Waterpark, Kamis (7/2). Foto Elga Puranti/radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id – Dalam rangka merayakan HUT ke-3, Slanik Waterpark membagikan 2 ribu tiket masuk gratis kepada warga sekitar yang berada di Karang Anyar, Jati Agung, Lampung Selatan, Kamis (7/2).

Direktur Utama (Dirut) Slanik Waterpark Nur Fita Sari mengatakan, dalam acara tersebut pihaknya juga turut memberikan santunan kepada 200 anak yatim dari Panti Asuhan, serta mengundang sejumlah rekanan seperti BNN Provinsi Lampung, Bank Mandiri, pihak Kecamatan, dan lain-lain. 


“Kita juga membagikan beragam doorprize menarik untuk tamu undangan. Mulai dari kompor gas, setrika listrik, dispenser, dan lain-lain. Kemudian ada pertunjukan barongsai dan hiburan menarik lainnya untuk pengunjung Slanik Waterpark,” katanya kepada Radarlampung.co.id di sela-sela acara.

Baca Juga:   Jadi Salah Satu Rights Issue Terbesar di Dunia, Bukti Kepercayaan pada Indonesia

Selain itu, Slanik Waterpark juga terus berusaha untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen. Diantaranya, dengan mengupayakan pembelian tiket masuk secara online di tahun ini. Kemudian, Slanik juga berupaya untuk mempromosikan diri ke daerah lain, seperti Jakarta, Jambi, Bengkulu, dan Bandung. 

“Dalam waktu dekat kita juga akan ke Banten untuk mempromosikan diri, sehingga harapannya Slanik Waterpark ini juga bisa dikenal di nasional sebagai hiburan masyatakat,” katanya. 

Dia juga mengatakan, Slanik Waterpark juga terus mengalami peningkatan jumlah pengunjung dari tahun ke tahun. Berdasarkan data, jumlah pengunjung di tahun 2018 bahkan mengalami peningkatan sebanyak 36 persen di banding tahun 2017. 

Hingga saat ini, Slanik telah melengkapi diri dengan berbagai wahana air menarik. Diantaranya Wahana Kolam Ombak, Kereta Gantung, dan lain-lain. “Di tahun ini kita juga sedang menjalani uji coba untuk wahan baru yakni Siger Crane. Wahana ini akan beroperasi setelah menjalani sertifikasi kelayakan,” tandasnya. (ega/kyd)




  • Bagikan