Ibu-ibu Pusing! Harga Bawang Sampai Bumbu Giling Naik


Jelang Lebaran, harga sejumlah komoditas naik. Tidak terkecuali daging ayam potong. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Ibu-ibu mengeluh. Harga sejumlah komoditas naik menjelang Lebaran. Bahkan kenaikan ada yang mencapai 100 persen.

Seperti di Pasar Gintung, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung. Kenaikan terjadi pada harga daging ayam dan cabai.





Surtinah (56), pedagang ayam potong mengatakan, kenaikan harga terjadi sejak tiga hari terakhir. Saat ini, daging ayam mencapai Rp37 ribu per kilogram.

“Harganya naik terus. Sebelumnya Rp32 ribu per kilogram. Ini kemungkinan masih terus naik mendekati lebaran,” kata Surtinah, selasa (26/4).

Sedangkan untuk cabai merah, dari yang sebelumnya Rp40 ribu, saat ini kisaran Rp56 ribu hingga Rp 60.000 per kilogra.

“Untuk cabai merah, dari Rp45 ribu, sekarang tembus Rp60 per kilogram,” sebut Sari (47), salah seorang pedagang cabai.

Baca Juga:   Persoalan TGR RSUDAM Jadi Atensi Khusus

Sementara Lisma (57), pembeli yang datang ke Pasar Pasir Gintung mengeluhkan kenaikan sejumlah jenis cabai, bawang merah, dan daging ayam.

“Pusing juga, satu barang naik saja sudah memberatkan. Sekarang semua naik bersamaan. Makanya kalau belanja harus benar-benar dihitung banget sekarang,” keluh Lisma.

“Ya, kalau semua naik kayak begini, mau masak apa di rumah. Ibaratnya masak ayam sama tempe saja sudah susah karena harga mahal,” pungkasnya.

Pada bagian, Leny, ibu rumah tangga yang berbelanja di Pasar Wayhalim mengatakan, kenaikan terjadi pada bumbu dapur, bawang dan santan.

“Bumbu giling untuk sayur, mahal. Tadinya Rp5 ribu, sekarang Rp10 ribu. Bawang juga naik. Ayam, biasanya satu ekor Rp55 ribu, sekarang Rp65 ribu,” ucapnya. (gar/ais)

Baca Juga:   Heboh, Kijang Innova Terbakar di Gerbang Tol Itera Kota Baru Lampung Selatan