Idap Komplikasi dan Dibantarkan ke Rumah Sakit, Maya Metissa Batal Jalani Sidang

  • Bagikan
Suasana sidang lanjutan perkara dugaan penyelewengan dana anggaran Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) 2017-2018 Lampung Utara dengan terdakwa dr. Maya Metissa di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin (28/9). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sidang korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Utara atas terdakwa dr. Maya Metissa kembali ditunda. Hal ini dikarenakan terdakwa dr. Maya Metissa dibantarkan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjend H.M Ryacudu Kotabumi.

Ketua Majelis Hakim Siti Insirah menjelaskan, kini terdakwa masih dalam perawatan di rumah sakit. “Sidang kita tunda satu pekan kedepan,” katanya, Senin (12/10).

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hardiansyah menjelaskan, kondisi kesehatannya pun belum begitu baik. Pasca dirinya meminta izin pada pekan lalu.

Baca Juga:   Duh, Remaja Penghuni LPKA Kelas II Bandarlampung Ini Nekat Teguk Racun

“Pekan kemarin terdakwa ingin berobat ke rumah sakit. Nah setelah berobat terdakwa pun harus dirawat. Jadi dikeluarkan lah penetapan untuk pembantaran,” kata dia.

Pun surat mengenai pembantaran, menurutnya sudah diserahkan ke pihak majelis hakim. “Dan terdakwa sudah kami minta dijaga,” jelasnya.

Terpisah, kuasa hukum terdakwa yakni Joni Anwar menyatakan bahwa kliennya harus menjalani perawatan intensif. “Dibantarkan sampai kondisi klien kami pulih. Ia menderita sakit tipes, gula darah, dan darah tinggi,” katanya.

Baca Juga:   Lima Hari Sewa Indekos, Pria Ini Ditemukan Tergantung Dalam Kamar

Penetapan pembantaran, lanjut dia, dilakukan berdasarkan surat rujukan Rutan. “Karena di Rutan tidak ada dokter yang bisa menangani, kemudian dari hasil lab harus secepatnya dilakukan tindakan. Dan syarat sudah kami penuhi untuk dilakukan perawatan secara intensif, akhirnya majelis mengeluarkan surat pembantaran,” pungkasnya. (ang/sur)



  • Bagikan



Viral Polisi Terlantar di Merak, Brigadir Agus Dijemput Pulang Polda Lampung Diduga Bunuh Diri, Pemuda Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Lampung Barat Diguncang Gempa Tektonik