Idul Fitri 1442 H, 186.536 Kendaraan Lintasi JTTS

  • Bagikan
Sejumlah kendaraan melintasi Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar tepatnya di gerbang Tol Natar, Lampung Selatan, Minggu (16/5). Sejak diberlakukan larangan mudik lebaran hari raya Idul Fitri 1442 H, JTTS ruas Bakauheni-Terbanggi Besar jalur A dan B masih terpantau sepi. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Volume lalu lintas sepanjang Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mulai ruas Bakauheni–Terbanggi Besar, Ruas Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, Ruas Palembang–Indralaya, Ruas Medan–Binjai, Ruas Sigli–Banda Aceh, terdata sebanyak 186.536 kendaraan melintas.

Data tersebut tercatat oleh Pengelola Ruas JTTS, PT Hutama Karya (HK). Di mana, PT HK memprediksi akan adanya peningkatan jumlah volume lalu lintas (lalin) pada Minggu (16/5).

Dahaga bertemu keluarga di tengah pembatasan kegiatan mudik lebaran tahun ini turut dirasakan Branch Manager Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, Yoni Satyo. Tiga tahun sudah Yoni tidak kembali ke kampung halamannya di Bandung, Jawa Barat, sejak dioperasionalkannya Ruas Tol Terpeka.

Yoni memilih menetap memastikan kelancaran jalan tol yang dikelola, bahkan sebelum adanya larangan mudik. “Iya, kalau dibilang kangen, kangen sudah pasti. Tiap hari video call sama keluarga di kampung. Tapi saya yakin mereka pun mengerti dengan tugas saya di sini,” tutur Yoni.

Baca Juga:   Paripurna LKPJ di DPRD Lampung Diwarnai Interupsi

Biasanya pada saat momen mudik, pengoperasian jalan tol akan lebih padat dan sibuk dari hari-hari biasa, mengingat trafik kendaraan yang melintas akan naik secara drastis, sehingga membutuhkan perhatian ekstra dalam menghadapinya. Strategi-strategi rekayasa lalu lintas pun akan dilakukan di momen-momen tertentu apabila dibutuhkan, belum lagi kejadian tidak terduga dari pengguna jalan seperti mobil mogok atau bahkan yang tiba-tiba menepi dikarenakan penumpang mengalami mabuk perjalanan. Hal ini membuat tim cabang tol seringkali harus standby dengan melakukan patroli di sepanjang jalan tol dan tidak dapat merasakan lebaran di rumah bersama keluarga.

Khususnya di momen pandemi saat ini, selain mendukung arahan pemerintah untuk tidak mudik, mereka juga memastikan pengoperasian jalan tol tetap berjalan dengan lancar, memastikan pengoperasian rest area aman terkendali, dan juga titik-titik penyekatan agar tidak terjadi antrian pada saat diperiksa. Dan turut memastikan protokol kesehatan tetap berlaku di sepanjang jalan tol dan rest area.

Baca Juga:   Gubernur Antisipasi Peningkatan Kasus Konfirmasi Covid-19 di Lampung

Kehadiran JTTS dari Lampung hingga Aceh bukan hanya sebagai jalan bebas hambatan yang memangkas waktu tempuh dalam berkendara ke daerah tujuan, tetapi memiliki peranan penting sebagai akses pendistribusian barang-barang untuk berbagai daerah. Pada prinsipnya, Hutama Karya mendukung sepenuhnya arahan dari Pemerintah terkait larangan mudik. Namun, Hutama Karya tetap siaga memberikan pelayanan optimal bagi pengguna jalan yang masih diperbolehkan melintas.

Sementara penyekatan akan tetap dilakukan oleh pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan daerah setempat di beberapa titik di JTTS yang berlokasi di Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan di Ruas Bakauheni–Terbanggi Besar, GT Simpang Pematang dan GT Kayu Agung di Ruas Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung dan di Akses GT Dumai di Ruas Pekanbaru–Dumai dengan pengguna jalan harus menunjukan surat dengan keterangan negatif berbasis tes Rapid Antigen/Swab PCR/GeNose C19. (rma/sur)



  • Bagikan