Ingat, Bank Syariah Wajib Jalankan Fungsi Sosial

  • Bagikan

radarlampung.co.id-Bupati Waykanan Adipati Surya menghadiri diskusi Peran Bank Syariah Waykanan Dalam Membangun Ekonomi Syariah di Bumi Ramik Ragom, kamis (4/1).

Diskusi tersebut digelar untuk memperingati milad ke-8 PT Bank Perkreditan Rakyat Syariah Waykanan. Dalam kesempatan itu, Adipati mengatakan, bank syariah merupakan bank yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah. Atau prinsip hukum Islam yang diatur dalam fatwa Majelis Ulama Indonesia. Seperti prinsip keadilan dan keseimbangan, kemaslahatan, universalisme, serta tidak mengandung gharar, maysir,  riba, zalim dan obyek yang haram.

“Selain itu Bank Syariah juga diwajibkan menjalankan fungsi sosial dengan menjalankan fungsi seperti lembaga baitul mal, yaitu menerima dana yang berasal dari zakat, infak, sedekah, hibah, atau dana sosial lainnya dan menyalurkannya kepada pengelola wakaf sesuai kehendak pemberi wakaf,” ujarnya.

Baca Juga:   OJK Buka Kemungkinan Perpanjangn Restrukturisasi Kredit

Lebih jauh Adipati menyatakan bank merupakan entitas yang melakukan penghimpunan dana dari masyarakat dalam bentuk pembiayaan.

“Dengan melaksanakan fungsi intermediasi keuangan, dalam fungsi pengaturan dan pengawasan perbankan Syariah dari aspek pelaksanaan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik dilaksanakan oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana halnya pada perbankan konvensional, namun dengan pengaturan dan sistem pengawasan yang disesuaikan dengan kekhasan sistem operasional perbankkan syariah,” tegas Adipati Surya. (sah/wdi)




  • Bagikan