Ingat, Pekerja Konstruksi Harus Bersertifikasi

  • Bagikan
Kepala Dinas PUPR Pesawaran Zainal Fikri didampingi Asisten II Munzir Zen secara simbolis menyerahkan perlengkapan safety kepada peserta pelatihan. FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Sebanyak 1.022 tenaga kerja terampil kontruksi di Pesawaran ditarget mengikuti pelatihan uji kompetensi dan sertifikasi terampil konstruksi tahun ini. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pesawaran Zainal Fikri saat pelatihan di Balai Desa Kebagusan, Senin (4/11).

”Ini sudah yang kesekian kalinya kita laksanakan pada 11 kecamatan. Memang tahun ini agak sedikit mengalami penurunan. Setiap desa diwakili nam peserta atau untuk 2019 ini mencapai 1022 peserta. Alhamdulillah, tahun lalu kita mendapat penghargaan sebagai penyelenggara terbaik pelatihan uji kompetensi dan sertifikasi dari Balai Besar Bina Jasa Konstruksi Kementerian PUPR di Palembang,” kata Zainal Fikri.

Dilanjutkan, pelaksanaan uji kompetensi yang diberikan kepada para pekerja konstruksi merupakan program rutin tahunan dan gratis. Tahun lalu sebanyak 870 tenaga terampil konstruksi sudah mendapat sertifikasi. ”Kita sudah punya prestasi bagus dan program ini harus berkelanjutan,” tegasnya.

Dengan tersertifikasimya tenaga terampil, lanjut mantan Kabid Bina Marga Dinas PU Pesawaran ini, diharapkan para peserta memahami standar pekerjaan di pertukangan. “Ke depan, mereka bisa masuk persyaratan dalam proses lelang. Bahwa tenaga terampil konstruksi diharuskan bersertifikat,” pungkasnya. (ozi/ais)




  • Bagikan