Ingat, Tidak Boleh Sembarangan Alih Fungsi Lahan!

  • Bagikan
Pemerintah Kabupaten Tanggamus mengeluarkan Perda tentang Perlindungan Lahan Pangan Berkelanjutan. Dengan aturan tersebut, masyarakat tidak bisa sembarangan mengalihfungsikan lahan pertanian. FOTO DOKUMEN RADARLAMPUNG.CO.ID
Pemerintah Kabupaten Tanggamus mengeluarkan Perda tentang Perlindungan Lahan Pangan Berkelanjutan. Dengan aturan tersebut, masyarakat tidak bisa sembarangan mengalihfungsikan lahan pertanian. FOTO DOKUMEN RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Para pemilik lahan pertanian produktif di Tanggamus harus memperhatikan aturan jika ingin mengalihfungsikan lahan mereka. Ini mengacu Perda Tentang Perlindungan Lahan Pangan Berkelanjutan.

Sekretaris Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Hasanudin mengatakan, pemilih lahan yang pertanian yang akan mengajukan alih fungsi terlebih dahulu harus mengajukan izin mendirikan bangunan (IMB) ke Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu.


Nantinya, tim akan melakukan pemeriksaan lapangan. ”Ini dilakukan berkoodinasi dengan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura,” kata Hasanudin, Rabu (5/12).

Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah usulan alih fungsi lahan melanggar perda atau tidak. Sebab berdasar aturan, lahan produktif seperti lahan pertanian irigasi tidak dapat dialihfungsikan.

”Kecuali, jika pemilik lahan bisa menyediakan lahan pengganti,” tegasnya.

Dilanjutkan, pemerintah kabupaten menerbitkan aturan tersebut untuk mempertahankan produksi pangan atau swasembada pangan. ”Saat ini kita memiliki lahan tanaman pangan sekitar 18 ribu hektare,” sebut dia. (ehl/ais)




  • Bagikan