Ingin Menolong Orang Tuanya, Warga Korban Penggusuran Ini Justru Dipukul Oknum Pol PP

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Hendak menolong orangtuanya yang ingin diangkut oleh anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Bandarlampung, Lestari (32) justru menjadi korban pemukulan.

“Saya itu mau nolong bapak (Teguh 63) saya yang jadi korban pemukulan tiga orang Pol PP, terus bapak juga mau di masukan kedalam mobil Pol PP. Makanya saya mau nolong,” ujar Lestari, saat ditemui di Puskesmas Sukarame, Bandarlampung, Jumat, (20/7).

Lanjut Lestari, saat dirinya hendak menolak sang bapak, ia justru menjadi korban pemukulan yang dilakukan oleh salah satu oknum Pol PP.

“Waktu saya mau nolong salah satu dari Pol PP mendorong saya tapi dorongnya dengan tangan mengepal gitu seperti memukul dan kena dada, hingga saya terjatuh ke aspal,” paparnya.

Baca Juga:   RS Darurat Asrama Haji Rajabasa Siap Digunakan Pekan Depan

Akibat menerima pukul dari oknum Pol PP tersebut, kata Lestari, dia mengalami sakit dibagian dada dan harus dirawat di UPT Puskesmas Rawa Inap Permata Sukarame. di Jalan Pulau Sebesi, Sukarame, Bandarlampung.

“Kata warga saya dua kali pingsan, saya saja baru sadar tahu-tahu sudah di Puskesmas ini. Tapi, alhamdulillah, bapak saya nggak apa-apa, hanya alami luka memar di punggung kanan akibat dipukul Pol PP itu,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan Penggusuran Kampung Pasar Griya, di Jalan Pulau Sebesi, Sukarame, Bandarlampung mendapat perlawanan dari warga, Jumat, (20/7). (ndi/ang)




  • Bagikan