Ini Alasan Ismail Menjambret

Ismail pelaku jambret yang diringkus Polisi, Kamis (17/5). Foto Andi Apriyadi/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Ismail (29) tersangka penjambretan mengaku, beraksi sudah belasan kali bersama rekannya dan dirinya bertugas sebagai joki atau yang mengendarai sepeda motor.

“Kawan yang ambil tas, kalau saya hanya yang bawa motor. Sudah ada 11 kali melakukan ini,” ujarnya dihadapan petugas di Mapolresta Bandarlampung, Kamis, (17/5).

Dari hasil penjambretan, lanjut Ismail, keuntungannya dibagi rata bersama rekannya yang kini dalam pengejaran aparat kepolisian.

BACA  Cegah Radikalisme dan Terorisme Lewat Film 22 Menit

“Kalau dapatnya uang langsung di bagi rata, tapi kalau dapatnya cuma barang kaya handphone gitu dijual dulu baru nanti hasilnya dibagi rata lagi,” kata dia.

Dia pun memberikan tips untuk masyarakat agar tidak menjadi korban penjambretan dan atas perbuatannya itu pelaku menyesal dan tidak akan mengulangi lagi.

BACA  Abdul Haris: Saya Sudah Transfer 30 Kali Lebih ke Eti

“Untuk wanita jangan mengendarai motor seorang diri, jangan taruh tas dibagian tengah atau dipangku, kalau mau aman pakai tas selempang, alasannya sih karena saya juga takut korban jatuh saat ditarik tasnya,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung bersama unit Reskrim Polsek Tanjungkarang Timur berhasil meringkus satu tersangka spesialis penjambretan yang kerap beraksi di wilayah Kota Bandarlampung.

BACA  Michael Divonis Lima Tahun Penjara Denda Rp1 M

Tersangka jambret yakni Ismail (29) dibekuk dikediamannya Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Rabu, (16/5), dari hasil penangkapan petugas juga mengamankan barang bukti berupa tujuh buah tas milik korban dan plat nomor sepeda motor. (ndi/ang)

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here